alexametrics
21.2 C
Surakarta
Wednesday, 28 July 2021

Perbatasan Tiongkok-Myanmar Kembali Lockdown, Ada OTG dari Indonesia

RADARSOLO.ID – Otoritas Tiongkok kembali memutuskan karantina wilayah (lockdown) di Kota Ruili, Provinsi Yunnan, yang berbatasan dengan Myanmar, Senin (5/7). Keputusan tersebut diambil setelah ditemukan tiga kasus baru Covid-19 yang terjadi pada Minggu (4/7).

Lockdown tersebut merupakan kali keempat terjadi di Ruili selama musim pandemi Covid-19 sejak awal tahun lalu.

“Di antara tiga kasus baru itu, dua terjadi pada warga negara Tiongkok, sedangkan satunya lagi pada warga negara Myanmar,” demikian dikutip dari laman resmi Komisi Kesehatan Provinsi Yunnan.

Otoritas kesehatan setempat juga melaporkan adanya satu kasus tanpa gejala yang terjadi pada warga negara Tiongkok yang baru pulang dari Indonesia.

Sebelumnya, Provinsi Yunnan juga menerima lima kasus impor, masing-masing tiga dari Myanmar dan dua dari Indonesia. Dengan lockdown tersebut, Ruili menutup pos perbatasannya.

Kader partai lokal dan personel militer dikerahkan ke wilayah perbatasan itu untuk mencegah keluar masuknya warga secara ilegal.

Sementara itu, seiring dengan dicabutnya status lockdown di Kota Guangzhou, Provinsi Guangdong, maka siapa pun yang hendak meninggalkan kota itu menuju kota-kota lain di Tiongkok sudah tidak diwajibkan menunjukkan kartu hasil tes negatif PCR.

Beberapa pusat keramaian, seperti mal, bioskop, kafe, pertunjukan kesenian, dan tempat hiburan lain di Guangzhou dibuka dengan jumlah kunjungan maksimum 70 persen. (Antara)

 


RADARSOLO.ID – Otoritas Tiongkok kembali memutuskan karantina wilayah (lockdown) di Kota Ruili, Provinsi Yunnan, yang berbatasan dengan Myanmar, Senin (5/7). Keputusan tersebut diambil setelah ditemukan tiga kasus baru Covid-19 yang terjadi pada Minggu (4/7).

Lockdown tersebut merupakan kali keempat terjadi di Ruili selama musim pandemi Covid-19 sejak awal tahun lalu.

“Di antara tiga kasus baru itu, dua terjadi pada warga negara Tiongkok, sedangkan satunya lagi pada warga negara Myanmar,” demikian dikutip dari laman resmi Komisi Kesehatan Provinsi Yunnan.

Otoritas kesehatan setempat juga melaporkan adanya satu kasus tanpa gejala yang terjadi pada warga negara Tiongkok yang baru pulang dari Indonesia.

Sebelumnya, Provinsi Yunnan juga menerima lima kasus impor, masing-masing tiga dari Myanmar dan dua dari Indonesia. Dengan lockdown tersebut, Ruili menutup pos perbatasannya.

Kader partai lokal dan personel militer dikerahkan ke wilayah perbatasan itu untuk mencegah keluar masuknya warga secara ilegal.

Sementara itu, seiring dengan dicabutnya status lockdown di Kota Guangzhou, Provinsi Guangdong, maka siapa pun yang hendak meninggalkan kota itu menuju kota-kota lain di Tiongkok sudah tidak diwajibkan menunjukkan kartu hasil tes negatif PCR.

Beberapa pusat keramaian, seperti mal, bioskop, kafe, pertunjukan kesenian, dan tempat hiburan lain di Guangzhou dibuka dengan jumlah kunjungan maksimum 70 persen. (Antara)

 

Populer

Berita Terbaru