alexametrics
24.9 C
Surakarta
Wednesday, 26 January 2022

Pfizer Tunggu Hasil Uji Klinis Vaksin untuk Anak di Bawah 5 Tahun

RADARSOLO.ID – Pfizer Inc menunggu hasil terbaru uji klinis vaksin Covid-19 terhadap anak-anak di bawah usia 5 tahun. Hal itu diungkapkan seorang ilmuwan perusahaan farmasi terkemuka itu, Rabu (5/1).

Pfizer mengembangkan vaksin Covid-19 bersama dengan perusahaan bioteknologi asal Jerman BioNTech SE.

“Studi ini telah diubah untuk memberikan dosis ketiga untuk semua orang yang berusia di bawah 5 tahun, setidaknya delapan minggu setelah vaksinasi terakhir mereka,” kata peneliti vaksin Pfizer Dr Alejandra Gurtman pada pertemuan Komite Praktik Imunisasi (ACIP) Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat.

Gurtman mengatakan, Pfizer menargetkan data hasil uji klinis pada kelompok usia tersebut paling lambat akhir Maret atau awal April.

Pada Desember 2021, Pfizer mengatakan sedang mengubah desain uji cobanya karena anak-anak berusia 2-4 tahun yang diberi dua dosis vaksin 3 mikrogram tidak memiliki respons kekebalan yang sama dengan dosis vaksin yang lebih besar yang dihasilkan pada anak-anak dengan usia lebih tua.

Gurtman juga mengatakan, Pfizer sedang mempelajari efek dosis ketiga vaksinnya pada anak-anak usia 5 hingga 11 tahun, yang pemberiannya berjarak enam bulan setelah pemberian dosis kedua.

Vaksin Pfizer-BioNTech disahkan penggunaannya di Amerika Serikat untuk orang berusia 5 tahun ke atas.

Pada Rabu (5/1), ACIP mendukung pemberian suntikan vaksin penguat (booster) buatan Pfizer untuk orang-orang berusia 12 hingga 15 tahun. (Antara)






Reporter: Antara News

RADARSOLO.ID – Pfizer Inc menunggu hasil terbaru uji klinis vaksin Covid-19 terhadap anak-anak di bawah usia 5 tahun. Hal itu diungkapkan seorang ilmuwan perusahaan farmasi terkemuka itu, Rabu (5/1).

Pfizer mengembangkan vaksin Covid-19 bersama dengan perusahaan bioteknologi asal Jerman BioNTech SE.

“Studi ini telah diubah untuk memberikan dosis ketiga untuk semua orang yang berusia di bawah 5 tahun, setidaknya delapan minggu setelah vaksinasi terakhir mereka,” kata peneliti vaksin Pfizer Dr Alejandra Gurtman pada pertemuan Komite Praktik Imunisasi (ACIP) Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat.

Gurtman mengatakan, Pfizer menargetkan data hasil uji klinis pada kelompok usia tersebut paling lambat akhir Maret atau awal April.

Pada Desember 2021, Pfizer mengatakan sedang mengubah desain uji cobanya karena anak-anak berusia 2-4 tahun yang diberi dua dosis vaksin 3 mikrogram tidak memiliki respons kekebalan yang sama dengan dosis vaksin yang lebih besar yang dihasilkan pada anak-anak dengan usia lebih tua.

Gurtman juga mengatakan, Pfizer sedang mempelajari efek dosis ketiga vaksinnya pada anak-anak usia 5 hingga 11 tahun, yang pemberiannya berjarak enam bulan setelah pemberian dosis kedua.

Vaksin Pfizer-BioNTech disahkan penggunaannya di Amerika Serikat untuk orang berusia 5 tahun ke atas.

Pada Rabu (5/1), ACIP mendukung pemberian suntikan vaksin penguat (booster) buatan Pfizer untuk orang-orang berusia 12 hingga 15 tahun. (Antara)






Reporter: Antara News

Populer

Berita Terbaru