alexametrics
31.4 C
Surakarta
Monday, 4 July 2022

Bill Gates Ingatkan Kemunculan Penyakit Pandemi Baru pada 20 Tahun Mendatang

RADARSOLO.ID – Bill Gates, triliuner asal Amerika Serikat (AS) yang juga dikenal sebagai pendiri Microsoft dan advokasi kesehatan global, selama ini cukup vokal terkait pandemi Covid-19 yang sudah melanda dunia selama hampir tiga tahun terakhir.

Tak hanya soal Covid-19, Gates juga kerap memperingatkan penyakit pandemi baru beberapa tahun sebelumnya. Terbaru, saat lawatan bisnis ke Spanyol, Gates kembali memprediksi akan adanya pandemi baru selepas Covid-19 yang tidak kalah mengerikan.

Saat berbicara kepada kantor berita lokal El Diario, salah satu orang terkaya di dunia ini memprediksi tentang pandemi berikutnya yang akan terjadi. Dia juga mengatakan ada kemungkinan salah satunya akan terjadi secara alami dalam dua dekade mendatang atau 20 tahun lagi dari sekarang.

“Populasi manusia tumbuh dan kita menyerang lebih banyak ekosistem. Itulah mengapa saya menghitung bahwa ada kemungkinan 50 persen bahwa kita akan memiliki pandemi yang berasal dari alam dalam 20 tahun ke depan, sebagai akibat dari perubahan iklim,” kata Gates, diterjemahkan dari bahasa Spanyol dalam artikel tersebut.

Gates menambahkan, virus berikutnya bisa jadi sesuatu yang mirip dengan sesuatu yang sudah kita ketahui, seperti flu atau jenis virus Corona lainnya. Di saat yang sama, Gates tidak menutup kemungkinan bahwa pandemi berikutnya adalah buatan manusia dan merupakan akibat buruk dari bioterorisme.

“Itu skenario yang sangat menakutkan karena mereka bisa mencoba menyebarkannya di tempat yang berbeda sekaligus,” ungkap dia.

Lalu bagaimana mencegah hal tersebut? Gates mengatakan, dia menyerukan peningkatan 25 persen dalam anggaran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), di mana 10 persen di antaranya telah didanai Gates melalui Gates Foundation-nya yang dapat digunakan untuk mendanai tim yang terdiri dari 3.000 orang dalam “Tim Respon dan Mobilisasi Epidemi Global” yang akan selalu mencari wabah virus.

Gates juga ditanya tentang berbagai teori konspirasi yang dianutnya sejak pandemi Covid-19 dimulai. Beberapa teori yang meragukan, mengklaim bahwa Gates menggunakan pandemi sebagai cara untuk menyuntikkan microchip yang dapat dilacak ke manusia.

Klaim yang lebih baru menegaskan bahwa Gates entah bagaimana terkait dengan kasus cacar monyet baru-baru ini yang muncul di seluruh dunia. Gates mengatakan kepada media tersebut bahwa dia, dengan cara tertentu, “sudah terbiasa” sekarang. Tetapi dia menggambarkan teori itu sebagai “sangat menyedihkan.”

“Apa yang terjadi adalah jika karena rumor ini, ada orang yang tidak divaksinasi atau tidak mau memakai masker, maka konsekuensinya mengerikan. Ada orang yang mati karena mereka merasa lebih mudah untuk berpegang teguh pada teori sederhana tentang “dokter jahat” daripada mengakui fakta kompleks bahwa ini adalah biologi dan inilah bagaimana penyakit muncul,” tegas Gates. (Antara)

RADARSOLO.ID – Bill Gates, triliuner asal Amerika Serikat (AS) yang juga dikenal sebagai pendiri Microsoft dan advokasi kesehatan global, selama ini cukup vokal terkait pandemi Covid-19 yang sudah melanda dunia selama hampir tiga tahun terakhir.

Tak hanya soal Covid-19, Gates juga kerap memperingatkan penyakit pandemi baru beberapa tahun sebelumnya. Terbaru, saat lawatan bisnis ke Spanyol, Gates kembali memprediksi akan adanya pandemi baru selepas Covid-19 yang tidak kalah mengerikan.

Saat berbicara kepada kantor berita lokal El Diario, salah satu orang terkaya di dunia ini memprediksi tentang pandemi berikutnya yang akan terjadi. Dia juga mengatakan ada kemungkinan salah satunya akan terjadi secara alami dalam dua dekade mendatang atau 20 tahun lagi dari sekarang.

“Populasi manusia tumbuh dan kita menyerang lebih banyak ekosistem. Itulah mengapa saya menghitung bahwa ada kemungkinan 50 persen bahwa kita akan memiliki pandemi yang berasal dari alam dalam 20 tahun ke depan, sebagai akibat dari perubahan iklim,” kata Gates, diterjemahkan dari bahasa Spanyol dalam artikel tersebut.

Gates menambahkan, virus berikutnya bisa jadi sesuatu yang mirip dengan sesuatu yang sudah kita ketahui, seperti flu atau jenis virus Corona lainnya. Di saat yang sama, Gates tidak menutup kemungkinan bahwa pandemi berikutnya adalah buatan manusia dan merupakan akibat buruk dari bioterorisme.

“Itu skenario yang sangat menakutkan karena mereka bisa mencoba menyebarkannya di tempat yang berbeda sekaligus,” ungkap dia.

Lalu bagaimana mencegah hal tersebut? Gates mengatakan, dia menyerukan peningkatan 25 persen dalam anggaran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), di mana 10 persen di antaranya telah didanai Gates melalui Gates Foundation-nya yang dapat digunakan untuk mendanai tim yang terdiri dari 3.000 orang dalam “Tim Respon dan Mobilisasi Epidemi Global” yang akan selalu mencari wabah virus.

Gates juga ditanya tentang berbagai teori konspirasi yang dianutnya sejak pandemi Covid-19 dimulai. Beberapa teori yang meragukan, mengklaim bahwa Gates menggunakan pandemi sebagai cara untuk menyuntikkan microchip yang dapat dilacak ke manusia.

Klaim yang lebih baru menegaskan bahwa Gates entah bagaimana terkait dengan kasus cacar monyet baru-baru ini yang muncul di seluruh dunia. Gates mengatakan kepada media tersebut bahwa dia, dengan cara tertentu, “sudah terbiasa” sekarang. Tetapi dia menggambarkan teori itu sebagai “sangat menyedihkan.”

“Apa yang terjadi adalah jika karena rumor ini, ada orang yang tidak divaksinasi atau tidak mau memakai masker, maka konsekuensinya mengerikan. Ada orang yang mati karena mereka merasa lebih mudah untuk berpegang teguh pada teori sederhana tentang “dokter jahat” daripada mengakui fakta kompleks bahwa ini adalah biologi dan inilah bagaimana penyakit muncul,” tegas Gates. (Antara)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/