alexametrics
31.8 C
Surakarta
Sunday, 25 September 2022

Guru di Hongkong Harus Pelajari Isi Pidato Xi Jinping, Ini Alasannya

JawaPos.com – Pemerintah Hongkong mendistribusikan ribuan salinan pidato Presiden Tiongkok Xi Jinping ke sekolah-sekolah untuk para guru. Sehingga guru dapat mempelajari isi pidato teresebut. Dalam surat edaran yang dikirim ke para pendidik, Biro Pendidikan Hongkong memberikan perintah tersebut.

“Mengingat pentingnya Xi Jinping bagi Hongkong, salinan akan dikirim ke semua guru di taman kanak-kanak, sekolah dasar, dan menengah setempat,” katanya.

Xi Jinping memberikan pidatonya selama kunjungan ke Hongkong bulan lalu untuk menandai peringatan 25 tahun penyerahannya dari Inggris ke Tiongkok. Dalam sambutannya, Xi menekankan bahwa Hongkong sedang memasuki masa kritis tantangan dan peluang. Menurut Xi, stabilitas serta perkembangan Hongkong di masa depan akan bergantung pada pemerintahan patriot dan menjunjung tinggi satu negara, dua sistem sesuai prinsip Beijing.

Apa Urgensinya?

Dalam surat edaran ke sekolah, Departemen Pendidikan mengatakan mempelajari pidato tersebut akan membantu memperdalam pemahaman guru lokal tentang pembangunan bangsa dan dunia. Selain itu, para guru akan memahami isu pembangunan nasional.

“Akan nembantu mereka memahami pentingnya integrasi Hongkong ke dalam pembangunan nasional secara keseluruhan,” kata otoritas Hongkong.

“Pidato tersebut sepenuhnya mengungkapkan cinta dan perhatian Presiden Xi untuk kaum muda di Hongkong, dan harapannya yang tulus untuk memberikan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak,” tambahnya.

Bukan Doktrinisasi

Ketua Federasi Pekerja Pendidikan Hongkong pro-Beijing Wong Kam-leung, membantah langkah untuk mendistribusikan salinan pidato Xi untuk dipelajari oleh para guru sama dengan mendoktrinasi sekolah dengan ideologi Partai Komunis yang berkuasa. Sebagai pendidik, kata dia, adalah tugasnya untuk memahami pidato Xi.

“Tugas kita memahami pidato pemimpin dan memikirkan bagaimana kita dapat berkontribusi untuk membuat negara lebih baik,” kata Wong kepada CNN.

Wong mengatakan dia sadar bahwa beberapa siswa mungkin memiliki pertanyaan tentang protes pro-demokrasi sebelumnya atau situasi politik Hongkong yang berubah. Dia mengatakan para siswa dipersilakan untuk mengajukan pertanyaan.

“Sekolah sebagai ruang belajar memiliki tanggung jawab untuk mengoreksi mereka yang telah disesatkan, sehingga guru harus dilengkapi dengan informasi pidato Xi,” kata Wong.

JawaPos.com – Pemerintah Hongkong mendistribusikan ribuan salinan pidato Presiden Tiongkok Xi Jinping ke sekolah-sekolah untuk para guru. Sehingga guru dapat mempelajari isi pidato teresebut. Dalam surat edaran yang dikirim ke para pendidik, Biro Pendidikan Hongkong memberikan perintah tersebut.

“Mengingat pentingnya Xi Jinping bagi Hongkong, salinan akan dikirim ke semua guru di taman kanak-kanak, sekolah dasar, dan menengah setempat,” katanya.

Xi Jinping memberikan pidatonya selama kunjungan ke Hongkong bulan lalu untuk menandai peringatan 25 tahun penyerahannya dari Inggris ke Tiongkok. Dalam sambutannya, Xi menekankan bahwa Hongkong sedang memasuki masa kritis tantangan dan peluang. Menurut Xi, stabilitas serta perkembangan Hongkong di masa depan akan bergantung pada pemerintahan patriot dan menjunjung tinggi satu negara, dua sistem sesuai prinsip Beijing.

Apa Urgensinya?

Dalam surat edaran ke sekolah, Departemen Pendidikan mengatakan mempelajari pidato tersebut akan membantu memperdalam pemahaman guru lokal tentang pembangunan bangsa dan dunia. Selain itu, para guru akan memahami isu pembangunan nasional.

“Akan nembantu mereka memahami pentingnya integrasi Hongkong ke dalam pembangunan nasional secara keseluruhan,” kata otoritas Hongkong.

“Pidato tersebut sepenuhnya mengungkapkan cinta dan perhatian Presiden Xi untuk kaum muda di Hongkong, dan harapannya yang tulus untuk memberikan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak,” tambahnya.

Bukan Doktrinisasi

Ketua Federasi Pekerja Pendidikan Hongkong pro-Beijing Wong Kam-leung, membantah langkah untuk mendistribusikan salinan pidato Xi untuk dipelajari oleh para guru sama dengan mendoktrinasi sekolah dengan ideologi Partai Komunis yang berkuasa. Sebagai pendidik, kata dia, adalah tugasnya untuk memahami pidato Xi.

“Tugas kita memahami pidato pemimpin dan memikirkan bagaimana kita dapat berkontribusi untuk membuat negara lebih baik,” kata Wong kepada CNN.

Wong mengatakan dia sadar bahwa beberapa siswa mungkin memiliki pertanyaan tentang protes pro-demokrasi sebelumnya atau situasi politik Hongkong yang berubah. Dia mengatakan para siswa dipersilakan untuk mengajukan pertanyaan.

“Sekolah sebagai ruang belajar memiliki tanggung jawab untuk mengoreksi mereka yang telah disesatkan, sehingga guru harus dilengkapi dengan informasi pidato Xi,” kata Wong.

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/