alexametrics
31.8 C
Surakarta
Sunday, 25 September 2022

Sindir Xi Jinping soal Rusia, Biden Tegaskan Totalitas Dukung Taiwan

JawaPos.com – Presiden AS Joe Biden memperingatkan Presiden Tiongkok Xi Jinping soal Taiwan. Biden mengatakan pasukan AS akan membantu mempertahankan Taiwan terhadap ancama dari Tiongkok.

Menurut Biden, jika Tiongkok melanggar sanksi yang dijatuhkan oleh koalisi negara-negara terhadap Rusia atas invasinya ke Ukraina, itu akan merusak iklim investasi. Ketika ditanya apakah pasukan AS akan membela Taiwan jika terjadi invasi Tiongkok, Biden menegaskan bahwa itu adalah suatu hal yang pasti.

Meski tidak ada indikasi bahwa Tiongkok telah secara aktif mendukung upaya perang Rusia dengan penjualan senjata, Biden mengatakan jika Tiongkok melakukannya, itu melanggar sanksi dan akan menjadi kesalahan besar.

Selama wawancara dengan CBS, Biden mengatakan dirinya menyampaikan peringatan itu dalam panggilan telepon tak lama setelah Xi bertemu dengan Putin di Olimpiade Musim Dingin Beijing pada 4 Februari lalu.

“Saya menelepon Presiden Xi hanya untuk mengatakan kepadanya, bahwa jika Anda berpikir orang Amerika dan yang lainnya akan terus berinvestasi di Tiongkok, berdasarkan pelanggaran Anda terhadap sanksi yang telah dijatuhkan pada Rusia, saya pikir Anda membuat kesalahan besar,” kata Biden seperti dikutip CBS.

“Sejauh ini, tidak ada indikasi mereka mengajukan senjata atau hal lain yang diinginkan Rusia,” tambahnya.

Amerika Serikat sedang memerangi jenis baru Perang Dingin. Biden meminta Presiden Rusia Vladimir Putin untuk tidak menggunakan senjata nuklir di Ukraina.

Sementara itu, hubungan Rusia dan Tiongkok tetap mesra. Xi dan Putin telah membicarakan hubungan Beijing-Moskow sebagai pusat baru dunia multipolar. Namun, Tiongkok tetap bungkam tentang invasi Rusia ke Ukraina.

JawaPos.com – Presiden AS Joe Biden memperingatkan Presiden Tiongkok Xi Jinping soal Taiwan. Biden mengatakan pasukan AS akan membantu mempertahankan Taiwan terhadap ancama dari Tiongkok.

Menurut Biden, jika Tiongkok melanggar sanksi yang dijatuhkan oleh koalisi negara-negara terhadap Rusia atas invasinya ke Ukraina, itu akan merusak iklim investasi. Ketika ditanya apakah pasukan AS akan membela Taiwan jika terjadi invasi Tiongkok, Biden menegaskan bahwa itu adalah suatu hal yang pasti.

Meski tidak ada indikasi bahwa Tiongkok telah secara aktif mendukung upaya perang Rusia dengan penjualan senjata, Biden mengatakan jika Tiongkok melakukannya, itu melanggar sanksi dan akan menjadi kesalahan besar.

Selama wawancara dengan CBS, Biden mengatakan dirinya menyampaikan peringatan itu dalam panggilan telepon tak lama setelah Xi bertemu dengan Putin di Olimpiade Musim Dingin Beijing pada 4 Februari lalu.

“Saya menelepon Presiden Xi hanya untuk mengatakan kepadanya, bahwa jika Anda berpikir orang Amerika dan yang lainnya akan terus berinvestasi di Tiongkok, berdasarkan pelanggaran Anda terhadap sanksi yang telah dijatuhkan pada Rusia, saya pikir Anda membuat kesalahan besar,” kata Biden seperti dikutip CBS.

“Sejauh ini, tidak ada indikasi mereka mengajukan senjata atau hal lain yang diinginkan Rusia,” tambahnya.

Amerika Serikat sedang memerangi jenis baru Perang Dingin. Biden meminta Presiden Rusia Vladimir Putin untuk tidak menggunakan senjata nuklir di Ukraina.

Sementara itu, hubungan Rusia dan Tiongkok tetap mesra. Xi dan Putin telah membicarakan hubungan Beijing-Moskow sebagai pusat baru dunia multipolar. Namun, Tiongkok tetap bungkam tentang invasi Rusia ke Ukraina.

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/