Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Begini Ngerinya Dampak Perang Dunia I dan II, Masih Mau Berlanjut ke WW III?

Tri Wahyu Cahyono
Penulis: Tri Wahyu Cahyono❯
Ilustrasi perang dunia.
Ilustrasi perang dunia.

RADARSOLO.COM- Sejarah mencatat bahwa perang hanya menyisakan penderitaan.


Advertisement

Hal tersebut berkaca pada Perang Dunia I dan II.

Kini, perang antara Iran-Israel, dan AS yang ikut campur di dalamnya dikhawatirkan bisa menimbulkan World War (WW) III.

Penyebab Perang Dunia I

Advertisement

Perang Dunia I dipicu oleh pembunuhan Franz Ferdinand, pewaris takhta Austria-Hongaria, oleh Gavrilo Princip pada 28 Juni 1914.

Peristiwa ini memicu reaksi berantai antarnegara yang terikat dalam aliansi.

Yakni Blok Sentral (Austria-Hongaria, Jerman, Turki Utsmani) dan Entente Tiga (Inggris, Prancis, Rusia).

Advertisement

Ketegangan memuncak hingga perang pecah pada awal Agustus 1914.

Jalannya Perang Dunia I

Perang berlangsung di dua front utama: Barat dan Timur, serta meluas ke Afrika, Timur Tengah, dan Asia.

Ciri khasnya adalah perang parit, dengan penggunaan teknologi baru seperti gas beracun dan tank.

Perang berakhir pada 11 November 1918 dengan gencatan senjata.

Perjanjian Versailles dan perjanjian lain merugikan negara Blok Sentral dan membentuk peta politik baru di Eropa.

Penyebab Perang Dunia II

Perang Dunia II dipicu oleh ambisi Adolf Hitler yang ingin membalas kekalahan Jerman di PD I dan membentuk kekaisaran Arya.

Sejak 1936, Hitler melakukan agresi militer ke berbagai negara.

Serangan Jerman ke Polandia pada 1 September 1939 menjadi awal perang.

Inggris dan Prancis menyatakan perang terhadap Jerman dua hari kemudian.

Jalannya Perang Dunia II

Perang terbagi dalam dua teater utama: Eropa dan Asia-Pasifik.

Di Eropa, Sekutu melawan Jerman, sementara di Asia-Pasifik, Jepang melawan Cina, AS, dan negara lainnya.

Perang diwarnai ideologi fasisme versus demokrasi, serta penggunaan propaganda, genosida (termasuk Holokaus), dan bom atom.

Perang berakhir dengan kekalahan Jerman pada Mei 1945 dan Jepang pada Agustus 1945.
Dampak Perang Dunia I dan II

Korban Jiwa

• Perang Dunia I sekitar 17 juta jiwa
• Perang Dunia II sekitar 60 juta jiwa

Sebagian besar korban berasal dari Uni Soviet, Cina, dan komunitas Yahudi.

Kerusakan Fisik

• Perang Dunia I menyebabkan kerusakan infrastruktur senilai 186 miliar dolar

• Perang Dunia II menyebabkan kerusakan global dengan kerugian materi mencapai 1 triliun dolar.

Kerusakan masif terjadi akibat bom, perang kota, dan senjata berat.

Perubahan Politik

• Runtuhnya kerajaan dan munculnya negara-negara baru
• Munculnya organisasi internasional: Liga Bangsa-Bangsa (PD I) dan PBB (PD II)

Dampak Sosial-Budaya

• Perubahan peran gender, migrasi besar-besaran, trauma sosial
• Kemajuan teknologi dan budaya populer (film, musik, olahraga, sains). (wa)

 

Advertisement

Artikel Terkait

'Rasanya Dunia Runtuh', Curahan Hati Sprinter asal Kota Solo usai Gagal ke Kejuaraan Dunia

'Rasanya Dunia Runtuh', Curahan Hati Sprinter asal Kota Solo usai Gagal ke Kejuaraan Dunia

Gagal tampil di World Athletics U-20 Championships 2026 menjadi pukulan telak bagi sprinter muda asal Solo, Shava Salvia Waranggani. Setelah berbulan-bulan mempersiapkan diri menuju Eugene, Oregon, Amerika Serikat.

Mengapa Siaran Pidato Presiden Prabowo tentang Iran Punya Senjata Nuklir Mendadak Hilang dari Rekaman?

Mengapa Siaran Pidato Presiden Prabowo tentang Iran Punya Senjata Nuklir Mendadak Hilang dari Rekaman?

Pidato Presiden Prabowo membahas Iran yang disebut memiliki senjata nuklir. Namun, tayangan siaran mendadak terputus dan bagian tersebut hilang dari rekaman resmi. Mengapa bagian pidato itu tidak lagi muncul?

49 SMPN di Sragen Masih Kekurangan Guru di Tengah Rencana Penghapusan Honorer

49 SMPN di Sragen Masih Kekurangan Guru di Tengah Rencana Penghapusan Honorer

Di tengah rencana penghapusan honorer, 49 SMPN di Sragen masih kekurangan guru. Disdikbud berharap honorer dipertahankan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer