
RADARSOLO.COM – Kain tradisional Indonesia kembali mendapat kesempatan untuk dikenal lebih luas melalui industri kreatif.
Kali ini, tenun khas Mollo dari Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), diperkenalkan EIGER Adventure melalui koleksi bertajuk Tabua Tenu dalam ajang World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta.
Koleksi tersebut diperkenalkan pada Jumat (23/10/2026) di CGV Grand Indonesia.
Menggandeng Yayasan Muwara Daya dan puluhan perempuan penenun lokal, EIGER mengolah kain tradisional Mollo menjadi produk modern yang dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Tidak hanya menampilkan keindahan motif kain, kolaborasi ini juga membawa cerita tentang para mama dan nona yang mempertahankan keterampilan menenun secara turun-temurun.
Tenun Mollo Diolah Menjadi Produk Modern
Melalui koleksi Tabua Tenu, kain tenun hasil karya perempuan Mollo dihadirkan dalam berbagai produk fungsional, seperti tas selempang, ransel, dan rompi.
Pengembangan koleksi ini memadukan keterampilan tradisional dengan kebutuhan produk masa kini.
EIGER bersama para penenun juga merancang motif baru dengan tetap memperhatikan nilai budaya dan aturan adat yang melekat pada motif tradisional Mollo.
Dari sisi tampilan, Tabua Tenu menggunakan palet warna bumi yang disesuaikan dengan karakter produk EIGER.




