alexametrics
23.3 C
Surakarta
Wednesday, 17 August 2022

Bharada E Tengah Pertimbangkan Praperadilan, Pengacara: Keluarga Masih Syok

RADARSOLO.ID – Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J. Terkait hal itu, pihak Bharada E tengah mempertimbangkan mengajukan praperadilan.

“Ya, kami lagi mempertimbangkan praperadilan itu,” kata pengacara Bharada E, Andreas Nahot Silitonga saat dihubungi, Jumat (5/8).

Andreas mengatakan, pihak keluarga Bharada E masih terguncang setelah penetapan tersangka. Pasalnya, bagi mereka, Bharada E hanya melakukan pembelaan diri.

“Mereka sebenarnya dalam keadaan syok juga, karena sekuat-kuatnya juga kan warga biasa,” jelasnya.

Sebelumnya, penyidik Bareskrim Polri resmi menetapkan Bharada Richard Eliezer alias Bharada E sebagai tersangka tewasnya Brigadir Yoshua. Dia diketahui sebagai penembak langsung Brigadir Yoshua.

“Penyidik sudah melakukan gelar perkara dan pemeriksaan saksi, sudah kita anggap cukup untuk menetapkan Bharada E sebagai tersangka,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (3/8).

Bharada E disangkakan melanggar Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Dalam kasus ini penyidik telah memeriksa 42 saksi termasuk beberapa saksi ahli.

Penyidik juga telah melakukan uji balistik, termasuk telah menyita sejumlah barang bukti. Seperti alat komunikasi, CCTV, dan lainnya. (JPG)

RADARSOLO.ID – Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J. Terkait hal itu, pihak Bharada E tengah mempertimbangkan mengajukan praperadilan.

“Ya, kami lagi mempertimbangkan praperadilan itu,” kata pengacara Bharada E, Andreas Nahot Silitonga saat dihubungi, Jumat (5/8).

Andreas mengatakan, pihak keluarga Bharada E masih terguncang setelah penetapan tersangka. Pasalnya, bagi mereka, Bharada E hanya melakukan pembelaan diri.

“Mereka sebenarnya dalam keadaan syok juga, karena sekuat-kuatnya juga kan warga biasa,” jelasnya.

Sebelumnya, penyidik Bareskrim Polri resmi menetapkan Bharada Richard Eliezer alias Bharada E sebagai tersangka tewasnya Brigadir Yoshua. Dia diketahui sebagai penembak langsung Brigadir Yoshua.

“Penyidik sudah melakukan gelar perkara dan pemeriksaan saksi, sudah kita anggap cukup untuk menetapkan Bharada E sebagai tersangka,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (3/8).

Bharada E disangkakan melanggar Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Dalam kasus ini penyidik telah memeriksa 42 saksi termasuk beberapa saksi ahli.

Penyidik juga telah melakukan uji balistik, termasuk telah menyita sejumlah barang bukti. Seperti alat komunikasi, CCTV, dan lainnya. (JPG)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/