alexametrics
23.3 C
Surakarta
Wednesday, 17 August 2022

Pengakuan Mengejutkan Bharada E Bukan Penembak Brigadir J, Ini Kata Polri

RADARSOLO.ID – Bharada Richard Eliezer alias Bharada E telah membuat pengakuan mengejutkan bahwa dia bukanlah penembak Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Pasca pengakuan itu, puluhan personel Brimob berseragam loreng dengan senjata laras panjang terlihat bersiaga di Gedung Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (6/8).

Pasukan Brimob terlihat di Gedung Awaloeddin Djamin, membawa tas ransel dan tas panjang berwarna hitam, lengkap dengan helm pelindung kepala.

Mereka tertangkap kamera wartawan ketika hendak menuju ke dalam lift.

Adapun gedung Awaloeddin Djamin terdapat ruang tahanan yang berada di basemant 1A. Di sana Bharada E ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Brigadir Yoshua.

Ketika dikonfirmasi, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo meminta agar media bersabar, sambil menunggu perkembangan dari tim khusus (timsus) yang dibentuk  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengungkap kasus kematian Brigpol Yoshua.

“Mas, sama-sama kita update dari timsus ya,” kata Dedi saat dikonfirmasi beberapa saat lalu, Sabtu (6/8).

Dari informasi yang dihimpun, Bharada E yang telah diperiksa usai ditetapkan sebagai tersangka mengaku, dia bukanlah pelaku penembakan terhadap Brigadir J.

Oleh karena itu, timsus yang digawangi oleh wakapolri, irwasum dan kabareskrim ini langsung membawa Bharada E untuk menghadap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (pojoksatu/JPG)

 

RADARSOLO.ID – Bharada Richard Eliezer alias Bharada E telah membuat pengakuan mengejutkan bahwa dia bukanlah penembak Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Pasca pengakuan itu, puluhan personel Brimob berseragam loreng dengan senjata laras panjang terlihat bersiaga di Gedung Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (6/8).

Pasukan Brimob terlihat di Gedung Awaloeddin Djamin, membawa tas ransel dan tas panjang berwarna hitam, lengkap dengan helm pelindung kepala.

Mereka tertangkap kamera wartawan ketika hendak menuju ke dalam lift.

Adapun gedung Awaloeddin Djamin terdapat ruang tahanan yang berada di basemant 1A. Di sana Bharada E ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Brigadir Yoshua.

Ketika dikonfirmasi, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo meminta agar media bersabar, sambil menunggu perkembangan dari tim khusus (timsus) yang dibentuk  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengungkap kasus kematian Brigpol Yoshua.

“Mas, sama-sama kita update dari timsus ya,” kata Dedi saat dikonfirmasi beberapa saat lalu, Sabtu (6/8).

Dari informasi yang dihimpun, Bharada E yang telah diperiksa usai ditetapkan sebagai tersangka mengaku, dia bukanlah pelaku penembakan terhadap Brigadir J.

Oleh karena itu, timsus yang digawangi oleh wakapolri, irwasum dan kabareskrim ini langsung membawa Bharada E untuk menghadap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (pojoksatu/JPG)

 

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/