alexametrics
23.7 C
Surakarta
Tuesday, 24 May 2022

Wakil Gubernur Taj Yasin Ajak Media Tangkal Hoaks

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar acara halal bihalal dengan awak media di salah satu hotel di Semarang, Kamis (12/5). Turut hadir dalam kesempatan itu Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.

Wakil Gubernur yang akrab disapa Gus Yasin ini mengajak para wartawan yang hadir dari berbagai daerah se Jawa Tengah untuk ikut mengedukasi masyarakat agar bisa menangkal berita Hoaks. Diakui dia, banyak berita hoaks yang menyesatkan masyarakat, terutama terkait dengan kinerja pemerintah. Untuk itu diperlukan peran media dalam mencegah penyebaran hoks semakin meluas.

“Informasi hoaks sudah ada sejak zaman Rasulullah SAW. Namun, umat di zaman itu tidak mudah percaya begitu saja. Tapi dikroscek dulu kebenaran, dengan bertabayun,” beber Gus Yasin.

Dia pun mengakui pernah menjadi korban penyebaran informasi hoaks. Baik secara pribadi maupun lingkup pemerintahan yang dia pimpin. Namun Gus Yasin memilih untuk bersabar menyikapinya.

“Saya bersama Mas Ganjar (Gunjar Pranowo,red) tak luput dari serangan informasi-informasi hoaks. Tapi itu semua harus disikapi dengan bijak, tidak langsung membalasnya. Cukup dibuktikan dengan kinerja yang baik,” imbuhnya.

Acara dilanjutkan kegiatan ramah tamah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. (adi/dam)

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar acara halal bihalal dengan awak media di salah satu hotel di Semarang, Kamis (12/5). Turut hadir dalam kesempatan itu Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.

Wakil Gubernur yang akrab disapa Gus Yasin ini mengajak para wartawan yang hadir dari berbagai daerah se Jawa Tengah untuk ikut mengedukasi masyarakat agar bisa menangkal berita Hoaks. Diakui dia, banyak berita hoaks yang menyesatkan masyarakat, terutama terkait dengan kinerja pemerintah. Untuk itu diperlukan peran media dalam mencegah penyebaran hoks semakin meluas.

“Informasi hoaks sudah ada sejak zaman Rasulullah SAW. Namun, umat di zaman itu tidak mudah percaya begitu saja. Tapi dikroscek dulu kebenaran, dengan bertabayun,” beber Gus Yasin.

Dia pun mengakui pernah menjadi korban penyebaran informasi hoaks. Baik secara pribadi maupun lingkup pemerintahan yang dia pimpin. Namun Gus Yasin memilih untuk bersabar menyikapinya.

“Saya bersama Mas Ganjar (Gunjar Pranowo,red) tak luput dari serangan informasi-informasi hoaks. Tapi itu semua harus disikapi dengan bijak, tidak langsung membalasnya. Cukup dibuktikan dengan kinerja yang baik,” imbuhnya.

Acara dilanjutkan kegiatan ramah tamah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. (adi/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/