alexametrics
32.7 C
Surakarta
Monday, 27 September 2021

8,7 Juta Orang di Jateng Telah Menerima Vaksin Covid

SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) terus melakukan percepatan vaksinasi. Hingga saat ini, Pemprov Jateng telah melakukan vaksinasi kepada 8,7 juta orang.

“Persentasenya 30 persen lebih. Rata-rata Jawa Tengah. Tentunya ini masih perlu percepatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Yulianto Prabowo usai rapat penanganan Covid-19 di kompleks kantor Gubernur Jateng Kota Semarang, Selasa (14/5).

Diungkapkan Yuli, jika dilihat dari minggu ke minggu, terjadi peningkatan vaksinasi yang cukup siginifikan. Misalnya di minggu terakhir kemarin, dalam satu minggu bisa memvaksin 1,2 juta orang.

“Tentu ini faktornya karena kemampuan teman-teman di lapangan meningkat. Selain itu, ketersediaan vaksinnya juga meningkat,” terang dia.

Seiring dengan upaya Jateng untuk terus melakukan percepatan vaksinasi, dinkes berharap ketersediaan vaksin juga bisa sesuai dengan yang mereka minta. Yakni 2,5 juta dosis per minggu. Meski demikian, dinkes bersyukur semingggu ini persediaan vaksin sudah ada 1,2 juta. Jumlah itu meningkat  cukup signifikan.

“Harapan kita percepatan itu tidak hanya kemampuan menyuntikkan, tapi juga ketersediaan vaksin yang ada,” imbuh Yuli.

Untuk jangkauan vaksinasi yang lebih luas, dinkes juga telah meluncurkan mobil pelayanan vaksinasi keliling atau bus vaksin. Tujuannya untuk meningkatkan akses kelompok rentan yang saat ini terbatas, untuk bisa divaksin. Seperti kelompok lansia, pralansia, berpenyakit hipertensi, diabetes, ibu hamil, dan disabilitas.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta para bupati/wali kota se Jateng melakukan percepatan vaksinasi. Bahkan, Ganjar berharap setiap vaksin yang dikirimkan ke daerah harus dihabiskan dalam waktu satu hari.

“Pokoknya begitu dikirim vaksin, sehari langsung habis, kirim lagi langsung habis. Kalau sehari berat, ya bolehlah dua hari,” tutur Ganjar. (bay/ria)


SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) terus melakukan percepatan vaksinasi. Hingga saat ini, Pemprov Jateng telah melakukan vaksinasi kepada 8,7 juta orang.

“Persentasenya 30 persen lebih. Rata-rata Jawa Tengah. Tentunya ini masih perlu percepatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Yulianto Prabowo usai rapat penanganan Covid-19 di kompleks kantor Gubernur Jateng Kota Semarang, Selasa (14/5).

Diungkapkan Yuli, jika dilihat dari minggu ke minggu, terjadi peningkatan vaksinasi yang cukup siginifikan. Misalnya di minggu terakhir kemarin, dalam satu minggu bisa memvaksin 1,2 juta orang.

“Tentu ini faktornya karena kemampuan teman-teman di lapangan meningkat. Selain itu, ketersediaan vaksinnya juga meningkat,” terang dia.

Seiring dengan upaya Jateng untuk terus melakukan percepatan vaksinasi, dinkes berharap ketersediaan vaksin juga bisa sesuai dengan yang mereka minta. Yakni 2,5 juta dosis per minggu. Meski demikian, dinkes bersyukur semingggu ini persediaan vaksin sudah ada 1,2 juta. Jumlah itu meningkat  cukup signifikan.

“Harapan kita percepatan itu tidak hanya kemampuan menyuntikkan, tapi juga ketersediaan vaksin yang ada,” imbuh Yuli.

Untuk jangkauan vaksinasi yang lebih luas, dinkes juga telah meluncurkan mobil pelayanan vaksinasi keliling atau bus vaksin. Tujuannya untuk meningkatkan akses kelompok rentan yang saat ini terbatas, untuk bisa divaksin. Seperti kelompok lansia, pralansia, berpenyakit hipertensi, diabetes, ibu hamil, dan disabilitas.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta para bupati/wali kota se Jateng melakukan percepatan vaksinasi. Bahkan, Ganjar berharap setiap vaksin yang dikirimkan ke daerah harus dihabiskan dalam waktu satu hari.

“Pokoknya begitu dikirim vaksin, sehari langsung habis, kirim lagi langsung habis. Kalau sehari berat, ya bolehlah dua hari,” tutur Ganjar. (bay/ria)

Populer

Berita Terbaru