alexametrics
32.7 C
Surakarta
Monday, 27 September 2021

Ikuti UKM Virtual Expo 2021, Puluhan UKM Furniture Jateng Siap Ekspor

SEMARANGUKM Virtual Expo (UVO) 2021 kembali dihelat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng). Dengan tema Furniholic (Furniture and Home Decor), pameran online kali ini diikuti 407 UKM dan koperasi, yang menampilkan 4.159 produk.

UVO 2021 sesi dua digelar mulai 17-19 September. Siapapun bisa mengakses laman https://www.ukmvirtualexpo.com/ untuk bisa melihat secara langsung UKM-UKM serta koperasi dan produk-produk unggulan yang dipamerkan. Tenyu juga bisa dilanjutkan dengan transaksi.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Jawa Tengah Ema Rachmawati mengatakan, ajang UVO ini merupakan kali emapt digelar sejak dimulai pada 2020 lalu.

“Program ini memberi wadah promosi dan pemasaran bagi produk-produk UKM secara online,” tutur Ema, Rabu (15/9).

Pada UVO 2021 sesi dua ini, pemprov sengaja mengangkat produk-produk sektor kriya kayu atau furniture buatan UKM Jateng. Pameran diikuti 88 UKM furniture. Selain itu, ada pula 163 UKM makanan dan minuman, 126 UKM fashion, dan 30 UKM aksesoris.

Menurut Ema, produk kayu dari Jateng banyak diminati oleh pasar luar negeri. Pada pameran  kali ini, Pemprov Jateng bersama Bank Indonesia, Bank Jateng, dan pihak swasta akan mempertemukan pengusaha UKM furniture dan pembeli dari Belgia dan Jepang.

“Tema Furniholic dipilih karena saat ini Pemprov Jateng melalui Dinas Koperasi UKM sedang melakukan ekspansi pasar luar negeri, khususnya Belgia, Jepang, dan Prancis,” terang Ema.

Saat pameran, akan dilakukan pembentukan factory sharing furniture Jateng. “Selain itu, ada penetrasi produk UKM furnitur ke luar negeri,” ucap Ema.

Kepala Bidang Pemasaran Dinkop UKM Jateng Julie Emmy Lia menuturkan, produk furniture Jateng banyak diminati pasar luar negeri. Selain berkualitas, pasar ekspor juga meminati furniture Jateng yang dihasilkan dari produk kayu berkesinambungan.

Dia mencontohkan, pasar Belgia dan Jepang menyukai produk yang compact dan ramah lingkungan dari sumber yang diregenerasi.

“Misalnya pasar Belgia itu suka meja dari akar-akaran. Saat ini buyer (pembeli) sudah antre produk UKM Magelang,” ungkap Julie.

Untuk pameran kali ini, produk-produk yang dipamerkan telah mendapatkan kurasi dari Belgia maupun Jepang. Hal itu untuk memastikan produk yang dihasilkan diminati oleh konsumen dan dapat terserap oleh pasar.

Adanya pameran ini sekaligus membangkitkan kembali UKM-UKM di Jateng yang terdampak pandemi.  Dikatakan Julie, kegiatan ekspor produk UKM sempat terganggu dengan adanya pembatasan-pembatasan selama pandemi. Terutama proses pengiriman ke luar negeri yang terbatas dan mahal.

Oleh Karena itu, Pemprov Jateng bekerja sama dengan Bank Indonesia dan perusahaan swasta membuka jalan ekspor bagi UKM kayu. Hasilnya, pada 23 September 2021, akan ada pemberangkatan kontainer berisi furniture ke Belgia untuk dapat berpameran di negeri itu.

Sementara itu, sebagai rangkaian UVO 2021 sesi dua juga akan digelar wicara. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan hadir dan memandu acara bertajuk “Kongkow Gayeng Bareng Mas Ganjar”. Acara itu akan dihadiri Dubes RI untuk Belgia Andri Hadi dan Konjen RI untuk Osaka-Jepang Diana Es Sutikno.

Selain itu, akan dilakukan penandatanganan kemitraan antara ketua Dekranasda Jateng dengan Bank Jateng terkait kemitraan dan kerja sama pemberdayaan perajin kriya. (bay/ria)

 


SEMARANGUKM Virtual Expo (UVO) 2021 kembali dihelat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng). Dengan tema Furniholic (Furniture and Home Decor), pameran online kali ini diikuti 407 UKM dan koperasi, yang menampilkan 4.159 produk.

UVO 2021 sesi dua digelar mulai 17-19 September. Siapapun bisa mengakses laman https://www.ukmvirtualexpo.com/ untuk bisa melihat secara langsung UKM-UKM serta koperasi dan produk-produk unggulan yang dipamerkan. Tenyu juga bisa dilanjutkan dengan transaksi.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Jawa Tengah Ema Rachmawati mengatakan, ajang UVO ini merupakan kali emapt digelar sejak dimulai pada 2020 lalu.

“Program ini memberi wadah promosi dan pemasaran bagi produk-produk UKM secara online,” tutur Ema, Rabu (15/9).

Pada UVO 2021 sesi dua ini, pemprov sengaja mengangkat produk-produk sektor kriya kayu atau furniture buatan UKM Jateng. Pameran diikuti 88 UKM furniture. Selain itu, ada pula 163 UKM makanan dan minuman, 126 UKM fashion, dan 30 UKM aksesoris.

Menurut Ema, produk kayu dari Jateng banyak diminati oleh pasar luar negeri. Pada pameran  kali ini, Pemprov Jateng bersama Bank Indonesia, Bank Jateng, dan pihak swasta akan mempertemukan pengusaha UKM furniture dan pembeli dari Belgia dan Jepang.

“Tema Furniholic dipilih karena saat ini Pemprov Jateng melalui Dinas Koperasi UKM sedang melakukan ekspansi pasar luar negeri, khususnya Belgia, Jepang, dan Prancis,” terang Ema.

Saat pameran, akan dilakukan pembentukan factory sharing furniture Jateng. “Selain itu, ada penetrasi produk UKM furnitur ke luar negeri,” ucap Ema.

Kepala Bidang Pemasaran Dinkop UKM Jateng Julie Emmy Lia menuturkan, produk furniture Jateng banyak diminati pasar luar negeri. Selain berkualitas, pasar ekspor juga meminati furniture Jateng yang dihasilkan dari produk kayu berkesinambungan.

Dia mencontohkan, pasar Belgia dan Jepang menyukai produk yang compact dan ramah lingkungan dari sumber yang diregenerasi.

“Misalnya pasar Belgia itu suka meja dari akar-akaran. Saat ini buyer (pembeli) sudah antre produk UKM Magelang,” ungkap Julie.

Untuk pameran kali ini, produk-produk yang dipamerkan telah mendapatkan kurasi dari Belgia maupun Jepang. Hal itu untuk memastikan produk yang dihasilkan diminati oleh konsumen dan dapat terserap oleh pasar.

Adanya pameran ini sekaligus membangkitkan kembali UKM-UKM di Jateng yang terdampak pandemi.  Dikatakan Julie, kegiatan ekspor produk UKM sempat terganggu dengan adanya pembatasan-pembatasan selama pandemi. Terutama proses pengiriman ke luar negeri yang terbatas dan mahal.

Oleh Karena itu, Pemprov Jateng bekerja sama dengan Bank Indonesia dan perusahaan swasta membuka jalan ekspor bagi UKM kayu. Hasilnya, pada 23 September 2021, akan ada pemberangkatan kontainer berisi furniture ke Belgia untuk dapat berpameran di negeri itu.

Sementara itu, sebagai rangkaian UVO 2021 sesi dua juga akan digelar wicara. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan hadir dan memandu acara bertajuk “Kongkow Gayeng Bareng Mas Ganjar”. Acara itu akan dihadiri Dubes RI untuk Belgia Andri Hadi dan Konjen RI untuk Osaka-Jepang Diana Es Sutikno.

Selain itu, akan dilakukan penandatanganan kemitraan antara ketua Dekranasda Jateng dengan Bank Jateng terkait kemitraan dan kerja sama pemberdayaan perajin kriya. (bay/ria)

 

Populer

Berita Terbaru