alexametrics
32.7 C
Surakarta
Monday, 27 September 2021

Kondisi 3 Korban Kebakaran Lapas Tangerang Mulai Membaik

RADARSOLO.ID – Instalasi Hukum Publikasi dan Informasi (HPI) RSUD Tangerang, Banten menyatakan, tiga pasien narapidana korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang yang menjalani perawatan intensif, kini kondisinya berangsur membaik.

“Jadi masih ada tiga pasien, satu pasien dengan inisial N terpasang alat bantu napas. Kondisi sekarang relatif stabil, tapi dengan trauma inhalasi,” kata Kepala Instalasi HPI RSUD Tangerang Hilwani, Rabu (15/9).

Selain N, 34, dua pasien lain yang dirawat di RSUD tersebut, yaitu berinisial Y, 33, dan S, 35. Satu di antaranya sedang mendapat perawatan khusus, sedangkan sisanya menjalani pemulihan trauma healing.

“Jadi rencananya tuan N akan dilakukan pemeriksaan bronchoscopy, untuk melihat ada apa di jalan napasnya. Apakah sudah perbaikan? apa masih ada proses peradangan? atau ada hal-hal yang lain,” terang Hilwani.

Tujuan dilakukannya pemeriksaan proses bronchoscopy kepada pasien N, yaitu untuk melihat saluran pernapasan hingga ke paru-paru.

Menurut dia, meski kondisi korban ini relatif stabil, namun yang bersangkutan menderita trauma inhalasi dan luka bakar di atas 13 persen. Maka kemungkinan bisa saja memburuk.

“Dengan luka bakar di atas 13 persen dan trauma inhalasi. Untuk kondisi sekarang, relatif stabil tetapi berpotensi berat karena ada trauma inhalasi,” tuturnya.

Sedangkan untuk pasien lainnya, yaitu Y direncanakan akan kembali dilakukan operasi debridement atau pengangkatan dan membersihkan jaringan yang terbakar dengan tujuan meringankan kondisi peradangan korban.

“Tuan Y pada hari Kamis nanti direncanakan akan jalani operasi debridment untuk pengangkatan jaringan-jaringan yang terbakar,” ujarnya.

Sementara itu, kondisi pasien S kini sedang dilakukan proses pemulihan setelah operasi penyambungan atau reposisi tulang patah. “Untuk S sekarang masih dalam proses pemulihan setelah kemarin jalani operasi,” kata Hilmawan.

Sebelumnya diketahui, RSUD Tangerang telah melakukan perawatan terhadap 10 orang yang mengalami luka berat dan ringan dari korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang.

Mereka yang dirawat mengalami luka bakar dengan kondisi 20 persen hingga 90 persen. Selain itu, pada insiden kebakaran di Lapas Tangerang itu juga menyebabkan 48 orang meninggal dunia. (Antara)


RADARSOLO.ID – Instalasi Hukum Publikasi dan Informasi (HPI) RSUD Tangerang, Banten menyatakan, tiga pasien narapidana korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang yang menjalani perawatan intensif, kini kondisinya berangsur membaik.

“Jadi masih ada tiga pasien, satu pasien dengan inisial N terpasang alat bantu napas. Kondisi sekarang relatif stabil, tapi dengan trauma inhalasi,” kata Kepala Instalasi HPI RSUD Tangerang Hilwani, Rabu (15/9).

Selain N, 34, dua pasien lain yang dirawat di RSUD tersebut, yaitu berinisial Y, 33, dan S, 35. Satu di antaranya sedang mendapat perawatan khusus, sedangkan sisanya menjalani pemulihan trauma healing.

“Jadi rencananya tuan N akan dilakukan pemeriksaan bronchoscopy, untuk melihat ada apa di jalan napasnya. Apakah sudah perbaikan? apa masih ada proses peradangan? atau ada hal-hal yang lain,” terang Hilwani.

Tujuan dilakukannya pemeriksaan proses bronchoscopy kepada pasien N, yaitu untuk melihat saluran pernapasan hingga ke paru-paru.

Menurut dia, meski kondisi korban ini relatif stabil, namun yang bersangkutan menderita trauma inhalasi dan luka bakar di atas 13 persen. Maka kemungkinan bisa saja memburuk.

“Dengan luka bakar di atas 13 persen dan trauma inhalasi. Untuk kondisi sekarang, relatif stabil tetapi berpotensi berat karena ada trauma inhalasi,” tuturnya.

Sedangkan untuk pasien lainnya, yaitu Y direncanakan akan kembali dilakukan operasi debridement atau pengangkatan dan membersihkan jaringan yang terbakar dengan tujuan meringankan kondisi peradangan korban.

“Tuan Y pada hari Kamis nanti direncanakan akan jalani operasi debridment untuk pengangkatan jaringan-jaringan yang terbakar,” ujarnya.

Sementara itu, kondisi pasien S kini sedang dilakukan proses pemulihan setelah operasi penyambungan atau reposisi tulang patah. “Untuk S sekarang masih dalam proses pemulihan setelah kemarin jalani operasi,” kata Hilmawan.

Sebelumnya diketahui, RSUD Tangerang telah melakukan perawatan terhadap 10 orang yang mengalami luka berat dan ringan dari korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang.

Mereka yang dirawat mengalami luka bakar dengan kondisi 20 persen hingga 90 persen. Selain itu, pada insiden kebakaran di Lapas Tangerang itu juga menyebabkan 48 orang meninggal dunia. (Antara)

Populer

Berita Terbaru