alexametrics
31.8 C
Surakarta
Sunday, 25 September 2022

Pengacara Brigadir J Ragu Putri Sambo Kena Gangguan Jiwa: Bawa ke Psikiater

RADARSOLO.ID – Pengacara Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak meragukan jika istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi mengalami gangguan kesehatan jiwa dan mental.

Dugaan terkait gangguan kesehatan jiwa ini muncul berdasarkan pemeriksaan medis yang dilakukan LPSK pada 9 Agustus 2022 lalu.

’’Itu dibuat-buat gangguan jiwa. Bukan gangguan jiwa. Buktinya, dia (Putri) waras, suaminya dimasukkan ke Mako Brimob, dia datang, waras,” kata Kamaruddin kepada wartawan, Rabu (17/8).

Kamaruddin meminta agar Putri ditangani lebih baik. Sehingga tidak terus menerus merasa depresi atau tertekan.

“Saya minta, karena kalau cuma alasan terguncang, depresi, diganti psikolog klinisnya menjadi psikiater atau dokter psikiater. Karena dia lebih hebat dan lebih luas jangkauannya,” ucapnya.

“Diberikan dia misalnya obat supaya tidak depresi atau dibikin treatment tertentu yang terukur supaya dia bahagia, kan begitu. Daripada berpura-pura terus, nanti masyrakat menganggap penegakan hukum di negeri ini bisa dipermainkan,” tambahnya.

Diketahui, empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kematian Brigadir J. Mereka adalah Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, Bripka Ricky Rizal (RR), Irjen Pol Ferdy Sambo (FS) dan Kuat Ma’ruf (KM). (JPG)

 

RADARSOLO.ID – Pengacara Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak meragukan jika istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi mengalami gangguan kesehatan jiwa dan mental.

Dugaan terkait gangguan kesehatan jiwa ini muncul berdasarkan pemeriksaan medis yang dilakukan LPSK pada 9 Agustus 2022 lalu.

’’Itu dibuat-buat gangguan jiwa. Bukan gangguan jiwa. Buktinya, dia (Putri) waras, suaminya dimasukkan ke Mako Brimob, dia datang, waras,” kata Kamaruddin kepada wartawan, Rabu (17/8).

Kamaruddin meminta agar Putri ditangani lebih baik. Sehingga tidak terus menerus merasa depresi atau tertekan.

“Saya minta, karena kalau cuma alasan terguncang, depresi, diganti psikolog klinisnya menjadi psikiater atau dokter psikiater. Karena dia lebih hebat dan lebih luas jangkauannya,” ucapnya.

“Diberikan dia misalnya obat supaya tidak depresi atau dibikin treatment tertentu yang terukur supaya dia bahagia, kan begitu. Daripada berpura-pura terus, nanti masyrakat menganggap penegakan hukum di negeri ini bisa dipermainkan,” tambahnya.

Diketahui, empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kematian Brigadir J. Mereka adalah Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, Bripka Ricky Rizal (RR), Irjen Pol Ferdy Sambo (FS) dan Kuat Ma’ruf (KM). (JPG)

 

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/