alexametrics
21.5 C
Surakarta
Thursday, 30 June 2022

Jateng Kembali Terima Vaksin PMK, 75.000 Dosis Siap Didistribusikan

SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah kembali mendapat alokasi vaksin untuk penyakit mulut dan kuku (PMK). Kali ini 75.500 dosis vaksin PMK telah diterima Jateng dan siap didistribusikan ke 35 kabupaten/kota.

Diketahui, sebelumnya Jateng telah menerima 1.500 dosis vaksin PMK. Dari kedatangan pertama dosis vaksin itu, ada delapan daerah yang telah mendapat alokasi. Yaitu Boyolali 400 dosis, Kabupaten Semarang 300 dosis, Klaten 200 dosis, Sukoharjo 200 dosis, Salatiga 100 dosis, Kabupaten Magelang 100 dosis, Kota Semarang 100 dosis dan Wonosobo 100 dosis.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Jateng Agus Wariyanto mengatakan, alokasi vaksin yang diterima merupakan bagian dari program vaksin darurat tahap satu. Selanjutnya, akan datang kembali jatah vaksin tahap dua.

“Kita ditargetkan dari Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, paling lambat 2 Juli 2022 (penyuntikan) vaksinasi tahap pertama harus selesai. Kemarin kita dapat 1.500 dosis, sekarang dapat 75.500 dosis,” tutur Agus.

Alokasi vaksin yang diterima diprioritaskan bagi hewan ternak rentan yang masih sehat. Seperti sapi perah, sapi potong di fasilitas pembibitan dan betina produktif.

Saat ini, lanjut dia, seluruh kabupaten kota di Jateng telah siap menerima alokasi vaksin. Termasuk para vaksinator yang siap melakukan penyuntikan vaksin.
Namun demikian, Pemprov Jateng akan tetap melakukan monitoring terkait kesulitan-kesulitan yang mungkin terjadi di lapangan. Misalnya, memilah dan memilih ternak yang benar-benar sehat untuk prioritas sasaran vaksin.

“Untuk ternak yang sakit, diobati. Agar yang sehat mempunyai kekebalan setelah divaksin,” ucap dia.

Berdasarkan data Disnakkeswan Jateng, sejauh ini ada sekitar 26 ribu hewan ternak terindikasi PMK. Dari jumlah tersebut, hanya 0,5 persen yang mati dan 21 persen telah dinyatakan sembuh. (bay/ria)

SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah kembali mendapat alokasi vaksin untuk penyakit mulut dan kuku (PMK). Kali ini 75.500 dosis vaksin PMK telah diterima Jateng dan siap didistribusikan ke 35 kabupaten/kota.

Diketahui, sebelumnya Jateng telah menerima 1.500 dosis vaksin PMK. Dari kedatangan pertama dosis vaksin itu, ada delapan daerah yang telah mendapat alokasi. Yaitu Boyolali 400 dosis, Kabupaten Semarang 300 dosis, Klaten 200 dosis, Sukoharjo 200 dosis, Salatiga 100 dosis, Kabupaten Magelang 100 dosis, Kota Semarang 100 dosis dan Wonosobo 100 dosis.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Jateng Agus Wariyanto mengatakan, alokasi vaksin yang diterima merupakan bagian dari program vaksin darurat tahap satu. Selanjutnya, akan datang kembali jatah vaksin tahap dua.

“Kita ditargetkan dari Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, paling lambat 2 Juli 2022 (penyuntikan) vaksinasi tahap pertama harus selesai. Kemarin kita dapat 1.500 dosis, sekarang dapat 75.500 dosis,” tutur Agus.

Alokasi vaksin yang diterima diprioritaskan bagi hewan ternak rentan yang masih sehat. Seperti sapi perah, sapi potong di fasilitas pembibitan dan betina produktif.

Saat ini, lanjut dia, seluruh kabupaten kota di Jateng telah siap menerima alokasi vaksin. Termasuk para vaksinator yang siap melakukan penyuntikan vaksin.
Namun demikian, Pemprov Jateng akan tetap melakukan monitoring terkait kesulitan-kesulitan yang mungkin terjadi di lapangan. Misalnya, memilah dan memilih ternak yang benar-benar sehat untuk prioritas sasaran vaksin.

“Untuk ternak yang sakit, diobati. Agar yang sehat mempunyai kekebalan setelah divaksin,” ucap dia.

Berdasarkan data Disnakkeswan Jateng, sejauh ini ada sekitar 26 ribu hewan ternak terindikasi PMK. Dari jumlah tersebut, hanya 0,5 persen yang mati dan 21 persen telah dinyatakan sembuh. (bay/ria)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/