alexametrics
21.5 C
Surakarta
Thursday, 30 June 2022

Majukan IP 400, Bupati Etik Raih Penghargaan MURI

SUKOHARJO – Komitmen Bupati Sukoharjo Etik Suryani menyukseskan peningkatan produksi padi lewat program indeks pertanaman (IP) Padi 400 berbuah penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Penghargaan diserahkan pada peringatan Hari Krida Pertanian Nasional Ke-50 di Desa Tegalsari, Kecamatan Weru, Rabu (22/6).

Kegiatan bertema Pertanian Indonesia Siap Menghadapi Krisis Pangan Global itu dipusatkan di Sukoharjo dan dihadiri Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, serta Kepala Perwakilan Badan Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) untuk Indonesia dan Timor Leste Rajendra Arya.

Mentan melakukan panen-tanam secara serentak di seluruh Indonesia secara daring untuk komoditas jagung, kedelai dan padi IP 400.

Syahrul menyampaikan apresiasi kepada Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang telah mengambil peran dalam program IP 400, sehingga luas lahan IP 400 di Kota Makmur pada tahun ini bisa mencapai 10 ribu hektare.

“Hari ini saya bahagia sekali. Bupati Sukoharjo, ibu Etik mengambil peran dalam program IP 400,” jelasnya.

Merujuk data Kementan, gerakan IP 400 dilaksanakan pada 2021 dengan lahan seluas 9.834 hektare yang tersebar di 23 provinsi dan 98 kabupaten/kota.

Progres IP 400 pada tahun ini cukup memuaskan dengan luas lahan 150 ribu hektare di 27 provinsi dan 169 kabupaten/kota.

Pelaksanaan gerakan IP 400 di Sukoharjo dimulai pada 2021 dengan luas lahan 2.088 hektare. Setahun kemudian, pengembangannya mencapai 7.912 hektare, sehingga total lahan mencapai 10 ribu hektare yang tersebar di 12 kecamatan, 124 desa.

Diakui mentan, penerapan IP 400 tidak mudah. Yang terpenting adalah mengubah paradigma rakyat menjadi sebuah edukasi bahwa empat kali bertanam dan panen dalam satu tahun itu hal yang sangat pasti.

“Program IP 400 ini adalah cara baru, inovasi baru, dan bisa dijadikan sebuah motivasi bagi semua pihak. Kalau tanam cuma dua kali, biasa saja. Kalau tiga kali, kamu boleh diangkat sebagai sesuatu yang terus maju. Tapi kalau empat kali, itu luar biasa,” beber Syahrul.

Pada kegiatan itu juga diserahkan penghargaan MURI terkait program super prioritas IP 400 kepada mentan dan Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang mendorong IP 400 sehingga luasan lahan di Sukoharjo menjadi yang terbesar di Indonesia.

“Atas support beliau (mentan), semula (lahan) IP 400 pada 2021 seluas 2.088 hektare dan pada 2022 meningkat menjadi 10 ribu hektare,” ujar bupati.

Etik berharap, petani yang sudah menerapkan pola tanam IP 400 tetap konsisten sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan. Sekaligus mempertahankan Sukoharjo sebagai lumbung pangan di Jawa Tengah. (kwl/wa/dam)

SUKOHARJO – Komitmen Bupati Sukoharjo Etik Suryani menyukseskan peningkatan produksi padi lewat program indeks pertanaman (IP) Padi 400 berbuah penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Penghargaan diserahkan pada peringatan Hari Krida Pertanian Nasional Ke-50 di Desa Tegalsari, Kecamatan Weru, Rabu (22/6).

Kegiatan bertema Pertanian Indonesia Siap Menghadapi Krisis Pangan Global itu dipusatkan di Sukoharjo dan dihadiri Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, serta Kepala Perwakilan Badan Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) untuk Indonesia dan Timor Leste Rajendra Arya.

Mentan melakukan panen-tanam secara serentak di seluruh Indonesia secara daring untuk komoditas jagung, kedelai dan padi IP 400.

Syahrul menyampaikan apresiasi kepada Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang telah mengambil peran dalam program IP 400, sehingga luas lahan IP 400 di Kota Makmur pada tahun ini bisa mencapai 10 ribu hektare.

“Hari ini saya bahagia sekali. Bupati Sukoharjo, ibu Etik mengambil peran dalam program IP 400,” jelasnya.

Merujuk data Kementan, gerakan IP 400 dilaksanakan pada 2021 dengan lahan seluas 9.834 hektare yang tersebar di 23 provinsi dan 98 kabupaten/kota.

Progres IP 400 pada tahun ini cukup memuaskan dengan luas lahan 150 ribu hektare di 27 provinsi dan 169 kabupaten/kota.

Pelaksanaan gerakan IP 400 di Sukoharjo dimulai pada 2021 dengan luas lahan 2.088 hektare. Setahun kemudian, pengembangannya mencapai 7.912 hektare, sehingga total lahan mencapai 10 ribu hektare yang tersebar di 12 kecamatan, 124 desa.

Diakui mentan, penerapan IP 400 tidak mudah. Yang terpenting adalah mengubah paradigma rakyat menjadi sebuah edukasi bahwa empat kali bertanam dan panen dalam satu tahun itu hal yang sangat pasti.

“Program IP 400 ini adalah cara baru, inovasi baru, dan bisa dijadikan sebuah motivasi bagi semua pihak. Kalau tanam cuma dua kali, biasa saja. Kalau tiga kali, kamu boleh diangkat sebagai sesuatu yang terus maju. Tapi kalau empat kali, itu luar biasa,” beber Syahrul.

Pada kegiatan itu juga diserahkan penghargaan MURI terkait program super prioritas IP 400 kepada mentan dan Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang mendorong IP 400 sehingga luasan lahan di Sukoharjo menjadi yang terbesar di Indonesia.

“Atas support beliau (mentan), semula (lahan) IP 400 pada 2021 seluas 2.088 hektare dan pada 2022 meningkat menjadi 10 ribu hektare,” ujar bupati.

Etik berharap, petani yang sudah menerapkan pola tanam IP 400 tetap konsisten sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan. Sekaligus mempertahankan Sukoharjo sebagai lumbung pangan di Jawa Tengah. (kwl/wa/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/