24.7 C
Surakarta
Sunday, 4 December 2022

Korban Meninggal Gempa Cianjur Jadi 272 Orang, 39 Orang Masih Dalam Pencarian

RADARSOLO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 272 korban meninggal pada hari keempat pasca bencana gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (24/11). Jumlah tersebut bertambah satu, setelah BNPB menyatakan ada 271 korban meninggal pada Rabu (23/11).

”Karena hari ini (24/11) ditemukan satu jenazah atas nama Ibu Nining umur 64 tahun, sekarang jadi 272 (korban meninggal),” kata Kepala BNPB Suharyanto di Pendopo Cianjur, Kabupaten Cianjur, Kamis.

Menurut dia, dari 272 korban meninggal itu, 165 jenazah di antaranya sudah teridentifikasi identitasnya. Sehingga, masih ada 107 jenazah yang identitasnya masih diverifikasi.

Untuk itu, dia meminta masyarakat yang merasa anggota keluarganya masih hilang agar segera melaporkan ke Posko Utama di Pendopo Cianjur. Laporan harus rinci, mulai dari nama, jenis kelamin, ciri-ciri, dan yang lainnya.

Di samping itu, menurut dia, kini ada sebanyak 39 orang yang masih dalam pencarian setelah satu jenazah ditemukan. Sebelumnya pada Rabu (23/11), jumlah orang yang dicari yakni sebanyak 40 orang.

Saat ini, dari 39 orang yang masih dalam pencarian tersebut, 32 orang di antaranya merupakan warga yang berdomisili di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang. Sedangkan tujuh orang hilang lainnya merupakan masyarakat yang melintas di Desa Cijedil dan menjadi korban.

”Korban hilang ini semuanya sudah teridentifikasi namanya, sehingga memudahkan pencarian oleh tim SAR gabungan,” terang Suharyanto.

Dia pun meminta kepada masyarakat untuk tidak menjadikan tempat bencana sebagai tontonan atau menjadi tempat wisata. Sebab, hal tersebut bisa menghambat kinerja petugas di lapangan.

”Ini bencana lokasi di 15 kecamatan, banyak jalan kecil tempatnya terpencil, sehingga kalau berbondong-bondong ke sana, membuat penanganan pengungsi terhambat,” papar Suharyanto. (antara/ria)

RADARSOLO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 272 korban meninggal pada hari keempat pasca bencana gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (24/11). Jumlah tersebut bertambah satu, setelah BNPB menyatakan ada 271 korban meninggal pada Rabu (23/11).

”Karena hari ini (24/11) ditemukan satu jenazah atas nama Ibu Nining umur 64 tahun, sekarang jadi 272 (korban meninggal),” kata Kepala BNPB Suharyanto di Pendopo Cianjur, Kabupaten Cianjur, Kamis.

Menurut dia, dari 272 korban meninggal itu, 165 jenazah di antaranya sudah teridentifikasi identitasnya. Sehingga, masih ada 107 jenazah yang identitasnya masih diverifikasi.

Untuk itu, dia meminta masyarakat yang merasa anggota keluarganya masih hilang agar segera melaporkan ke Posko Utama di Pendopo Cianjur. Laporan harus rinci, mulai dari nama, jenis kelamin, ciri-ciri, dan yang lainnya.

Di samping itu, menurut dia, kini ada sebanyak 39 orang yang masih dalam pencarian setelah satu jenazah ditemukan. Sebelumnya pada Rabu (23/11), jumlah orang yang dicari yakni sebanyak 40 orang.

Saat ini, dari 39 orang yang masih dalam pencarian tersebut, 32 orang di antaranya merupakan warga yang berdomisili di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang. Sedangkan tujuh orang hilang lainnya merupakan masyarakat yang melintas di Desa Cijedil dan menjadi korban.

”Korban hilang ini semuanya sudah teridentifikasi namanya, sehingga memudahkan pencarian oleh tim SAR gabungan,” terang Suharyanto.

Dia pun meminta kepada masyarakat untuk tidak menjadikan tempat bencana sebagai tontonan atau menjadi tempat wisata. Sebab, hal tersebut bisa menghambat kinerja petugas di lapangan.

”Ini bencana lokasi di 15 kecamatan, banyak jalan kecil tempatnya terpencil, sehingga kalau berbondong-bondong ke sana, membuat penanganan pengungsi terhambat,” papar Suharyanto. (antara/ria)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/