alexametrics
32.7 C
Surakarta
Monday, 27 September 2021

Kemenkumham Bangun Rutan Berkapasitas 550 Orang di Semarang

RADARSOLO.ID – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Tengah mulai membangun rumah tahanan negara (rutan) di Semarang berkapasitas 550 orang.

Kepala Kanwil Kemenkumham Wilayah Jawa Tengah Yuspahrudin mencanangkan pembangunan rutan di kompleks bekas Rumah Penyimpanan Barang Sitaan Negara di Jalan Dr Cipto Semarang, Rabu (25/8).

Menurut Yuspahrudin, pembangunan Rutan Semarang dibiayai APBN melalui mekanisme multiyears. Untuk tahap awal dianggarkan Rp 25 miliar.

“Tahap awal ditargetkan selesai pada akhir tahun ini,” katanya.

Dikatakan Yuspahrudin, Kota Semarang merupakan kota besar yang hingga saat ini belum memiliki rutan. Dia berharap keberadaan rutan ini kelak bisa mengurangi kepadatan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang.

Seperti diketahui, Lapas Kelas I Semarang yang berkapasitas 600 orang, saat ini dihuni sekitar 11.700 warga binaan pemasyarakatan.

Sementara itu, untuk wilayah Jawa Tengah, kelebihan kapasitas lapas dan rutan sudah mencapai 42 persen. “Hampir semua lapas di Jawa Tengah sudah kelebihan kapasitas,” katanya.

Oleh karena itu, menurut Yuspahrudin, pembangunan rutan di Ibu Kota Jawa Tengah ini mendesak dilakukan. (Antara)


RADARSOLO.ID – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Tengah mulai membangun rumah tahanan negara (rutan) di Semarang berkapasitas 550 orang.

Kepala Kanwil Kemenkumham Wilayah Jawa Tengah Yuspahrudin mencanangkan pembangunan rutan di kompleks bekas Rumah Penyimpanan Barang Sitaan Negara di Jalan Dr Cipto Semarang, Rabu (25/8).

Menurut Yuspahrudin, pembangunan Rutan Semarang dibiayai APBN melalui mekanisme multiyears. Untuk tahap awal dianggarkan Rp 25 miliar.

“Tahap awal ditargetkan selesai pada akhir tahun ini,” katanya.

Dikatakan Yuspahrudin, Kota Semarang merupakan kota besar yang hingga saat ini belum memiliki rutan. Dia berharap keberadaan rutan ini kelak bisa mengurangi kepadatan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang.

Seperti diketahui, Lapas Kelas I Semarang yang berkapasitas 600 orang, saat ini dihuni sekitar 11.700 warga binaan pemasyarakatan.

Sementara itu, untuk wilayah Jawa Tengah, kelebihan kapasitas lapas dan rutan sudah mencapai 42 persen. “Hampir semua lapas di Jawa Tengah sudah kelebihan kapasitas,” katanya.

Oleh karena itu, menurut Yuspahrudin, pembangunan rutan di Ibu Kota Jawa Tengah ini mendesak dilakukan. (Antara)

Populer

Berita Terbaru