alexametrics
24.8 C
Surakarta
Thursday, 9 December 2021

Bocah 10 Tahun di Bandung Jadi Korban Peluru Nyasar, Pelaku Masih Misteri

RADARSOLO.ID – Muhammad Abdul Aljabar, bocah berusia 10 tahun menjadi korban insiden peluru nyasar di Kampung Babakan Cianjur, Bandung Barat. Dalang dari kejadian yang terjadi pada Minggu (21/11) lalu itu belum terungkap hingga saat ini.

Bocah korban peluru nyasar itu mengalami luka tembak di bagian punggung.

“Kami berharap kasus peluru nyasar ini segera terungkap agar tidak menimbulkan kecemasan di masyarakat,” ungkap Deden Datik, ketua RW 03 Kampung Babakan.

Menurut keterangan Deden, warga di lingkungan Kampung Babakan kini merasa waswas saat melakukan aktivitas sehari-hari. Kejadian ini menghambat produktivitas warga. Untuk itu, pihaknya berharap polisi bisa segera menyelesaikan insiden ini.

Sementara itu, Kapolsek Cililin AKP Deni Nurcahyadi mengungkapkan, peluru nyasar yang bersarang di punggung korban telah diangkat oleh pihak rumah sakit. Namun, belum bisa dipastikan tentang jenis peluru hingga berapa jumlah peluru yang bersarang di punggung korban karena peluru tersebut masih berada di rumah sakit.

“Kami menunggu keterangan resmi dari Rumah Sakit Hasan Sadikin yang sedang mendalami observasi mengenai peluru nyasar ini,” ujar Deni.

Hingga saat ini, pihak RSHS belum memberikan informasi terkait kondisi korban peluru nyasar tersebut. (mga/ria)

RADARSOLO.ID – Muhammad Abdul Aljabar, bocah berusia 10 tahun menjadi korban insiden peluru nyasar di Kampung Babakan Cianjur, Bandung Barat. Dalang dari kejadian yang terjadi pada Minggu (21/11) lalu itu belum terungkap hingga saat ini.

Bocah korban peluru nyasar itu mengalami luka tembak di bagian punggung.

“Kami berharap kasus peluru nyasar ini segera terungkap agar tidak menimbulkan kecemasan di masyarakat,” ungkap Deden Datik, ketua RW 03 Kampung Babakan.

Menurut keterangan Deden, warga di lingkungan Kampung Babakan kini merasa waswas saat melakukan aktivitas sehari-hari. Kejadian ini menghambat produktivitas warga. Untuk itu, pihaknya berharap polisi bisa segera menyelesaikan insiden ini.

Sementara itu, Kapolsek Cililin AKP Deni Nurcahyadi mengungkapkan, peluru nyasar yang bersarang di punggung korban telah diangkat oleh pihak rumah sakit. Namun, belum bisa dipastikan tentang jenis peluru hingga berapa jumlah peluru yang bersarang di punggung korban karena peluru tersebut masih berada di rumah sakit.

“Kami menunggu keterangan resmi dari Rumah Sakit Hasan Sadikin yang sedang mendalami observasi mengenai peluru nyasar ini,” ujar Deni.

Hingga saat ini, pihak RSHS belum memberikan informasi terkait kondisi korban peluru nyasar tersebut. (mga/ria)

Populer

Berita Terbaru