Nama Anda Masih Terdaftar? Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT September 2026 Lewat HP


RADARSOLO.COM - Masyarakat yang ingin mengetahui status penerima Bansos PKH dan BPNT pada Pekan Kedua September 2026 tidak perlu datang langsung ke kantor pemerintah.
Pengecekan dapat dilakukan secara online Lewat HP melalui laman resmi Kementerian Sosial (Kemensos).
Layanan cekbansos.kemensos.go.id memungkinkan masyarakat mengecek status kepesertaan bantuan sosial menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum pada KTP.
Program yang dapat dicek antara lain Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan Sembako yang sebelumnya dikenal sebagai Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Pekan Kedua September 2026 Lewat HP
Pengecekan status penerima Bansos PKH dan BPNT dapat dilakukan kapan saja melalui HP yang terhubung dengan internet.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka browser di HP, kemudian akses situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan NIK 16 digit sesuai dengan data yang tercantum pada KTP.
- Masukkan kode captcha atau huruf yang ditampilkan pada halaman tersebut.
- Apabila captcha sulit dibaca, tekan ikon refresh untuk mendapatkan kode baru.
- Setelah semua data terisi dengan benar, klik tombol "CARI DATA".
- Tunggu beberapa saat hingga sistem menampilkan hasil pencarian.
- Periksa informasi yang muncul untuk mengetahui status kepesertaan Bansos.
Dengan cara tersebut, masyarakat dapat melakukan cek Bansos PKH dan BPNT Pekan Kedua September 2026 Lewat HP tanpa harus mendatangi kantor desa, kelurahan, maupun Dinas Sosial.
Cek Bansos Kemensos Menggunakan Data DTSEN
Layanan cekbansos.kemensos.go.id menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis data dalam pencarian penerima bantuan.
Selain informasi mengenai kepesertaan bansos, sistem juga berkaitan dengan desil kesejahteraan keluarga. Data tersebut digunakan sebagai salah satu dasar dalam menentukan sasaran program bantuan sosial.
Karena itu, hasil pengecekan melalui situs resmi Kemensos dapat membantu masyarakat mengetahui apakah data mereka masih tercatat dalam sasaran penerima Bansos.



