alexametrics
23.4 C
Surakarta
Thursday, 7 July 2022

Peringati May Day Ala Ganjar, Bagikan Paket Sembako ke Ribuan Buruh

SEMARANG – Peringatan Hari Buruh atau May Day memang masih beberapa hari lagi. Namun, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo curi start memperingati May Day bersama para buruh di Kota Semarang, Rabu (27/4).

Peringatan Hari Buruh ala Ganjar dilakukan dengan membagikan paket sembako kepada para buruh yang tinggal di Rusunawa Kaligawe dan Sawah Besar. Rata-rata mereka merupakan buruh garmen di pabrik yang ada di Semarang.

“Jangan berebut ya, ini dapat semua nanti dibagikan satu-satu,” ucap Ganjar usai menyerahkan sembako secara simbolis.

Selain membagi sembako, Ganjar juga sempat melihat kondisi tempat tinggal buruh di Rusunawa Kaligawe dan Sawah Besar. Rusun Kaligawe yang memang sudah lebih lama berdiri, kondisinya tampak seadanya. Sedangkan di Sawah Besar, bangunannya masih tampak bagus dan terawat.

“Ini dijaga betul, sudah enak banget. Harus dijaga kebersihannya bareng-bareng ya,” kata Ganjar.

Ganjar bertanya kepada beberapa buruh yang ditemuinya, apakah sudah mendapatkan tunjangan hari raya (THR) dari tempat mereka bekerja. Beberapa mengaku sudah dibayarkan dan siap berangkat mudik.

Gubernur pun berpesan kepada mereka agar tetap menjaga protokol kesehatan (prokes). Meski saat ini kegiatan mudik sudah dilonggarkan.

“Saat mudik prokesnya tetap dijaga. Salat Idul Fitri (Id) tetap pakai masker, jangan lupa ya,” ucap Ganjar disambut teriakan para warga rusun.

Ganjar mengatakan, sembako diberikan sebagai wujud perhatian sekaligus memperingati Hari Buruh. “Kita berbagi, agar di tengah situasi yang tidak mudah ini ada rasa kepedulian kita pada sesama wabil khusus buruh,” ujar gubernur.

Ganjar juga mengapresiasi sejumlah perusahaan swasta maupun BUMN yang turut berpartisipasi menunjukkan kepedulian mereka kepada buruh.

“Yang belum ayo bantu. Biar kemudian hubungan industrialnya jadi sangat bagus, perhatian pada buruh bagus. Yang belum bayar THR, segera dibayar. Ini suara buruh,” tegas dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng Sakina Rosellasari mengatakan, penyerahan bantuan dilakukan lebih cepat karena peringatan Hari Buruh pada 1 Mei bertepatan dengan cuti Lebaran.

“Sebanyak 1.600 buruh baik pekerja formal maupun informal menerima bantuan sembako,” kata Sakina. (bay/ria)

SEMARANG – Peringatan Hari Buruh atau May Day memang masih beberapa hari lagi. Namun, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo curi start memperingati May Day bersama para buruh di Kota Semarang, Rabu (27/4).

Peringatan Hari Buruh ala Ganjar dilakukan dengan membagikan paket sembako kepada para buruh yang tinggal di Rusunawa Kaligawe dan Sawah Besar. Rata-rata mereka merupakan buruh garmen di pabrik yang ada di Semarang.

“Jangan berebut ya, ini dapat semua nanti dibagikan satu-satu,” ucap Ganjar usai menyerahkan sembako secara simbolis.

Selain membagi sembako, Ganjar juga sempat melihat kondisi tempat tinggal buruh di Rusunawa Kaligawe dan Sawah Besar. Rusun Kaligawe yang memang sudah lebih lama berdiri, kondisinya tampak seadanya. Sedangkan di Sawah Besar, bangunannya masih tampak bagus dan terawat.

“Ini dijaga betul, sudah enak banget. Harus dijaga kebersihannya bareng-bareng ya,” kata Ganjar.

Ganjar bertanya kepada beberapa buruh yang ditemuinya, apakah sudah mendapatkan tunjangan hari raya (THR) dari tempat mereka bekerja. Beberapa mengaku sudah dibayarkan dan siap berangkat mudik.

Gubernur pun berpesan kepada mereka agar tetap menjaga protokol kesehatan (prokes). Meski saat ini kegiatan mudik sudah dilonggarkan.

“Saat mudik prokesnya tetap dijaga. Salat Idul Fitri (Id) tetap pakai masker, jangan lupa ya,” ucap Ganjar disambut teriakan para warga rusun.

Ganjar mengatakan, sembako diberikan sebagai wujud perhatian sekaligus memperingati Hari Buruh. “Kita berbagi, agar di tengah situasi yang tidak mudah ini ada rasa kepedulian kita pada sesama wabil khusus buruh,” ujar gubernur.

Ganjar juga mengapresiasi sejumlah perusahaan swasta maupun BUMN yang turut berpartisipasi menunjukkan kepedulian mereka kepada buruh.

“Yang belum ayo bantu. Biar kemudian hubungan industrialnya jadi sangat bagus, perhatian pada buruh bagus. Yang belum bayar THR, segera dibayar. Ini suara buruh,” tegas dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng Sakina Rosellasari mengatakan, penyerahan bantuan dilakukan lebih cepat karena peringatan Hari Buruh pada 1 Mei bertepatan dengan cuti Lebaran.

“Sebanyak 1.600 buruh baik pekerja formal maupun informal menerima bantuan sembako,” kata Sakina. (bay/ria)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/