alexametrics
23.6 C
Surakarta
Tuesday, 28 September 2021

Gempa Tengah Malam Guncang Pacitan Magnitudo 5.2, Terasa di Wonogiri

WONOGIRI – Gempa bumi mengguncang kawasan Pacitan, Jawa Timur dan sekitarnya, Selasa (27/7) malam sekitar pukul 23.21.

Berdasarkan informasi dari akun Twitter resmi BMKG, yakni @infoBMKG, gempa magnitudo 5.2 tersebut terletak pada kordinat 8.99 Lintang Selatan (LS) dan 111.40 Bujur Timur (BT). Dengan kedalaman 10 kilometer (km), 95 km tenggara Pacitan, Jatim.

“Gempa tidak berpotensi tsunami,” demikian informasi dari BMKG.

Sementara gempa juga terasa di wilayah Jawa Tengah (Jateng), yang berbatasan dengan Pacitan. Seperti di Wonogiri, gempa terasa selama beberapa detik.

“Wonogiri terasa cukup kencang. Walau hanya sebentar,” ucap salah seorang warga Kecamatan Baturetno, Wonogiri, Rui.

Getaran gempa juga dirasakan oleh Septian Adi, 25, warga Kecamatan Wonogiri Kota. Gempa itu terasa saat dia berkendara.

“Tadi terasa di jalan sekitar Batas Kota (Kelurahan Wonokarto). Saat berkendara kok rasanya tidak enak, padahal jalannya halus,” kata dia.

Dia mengetahui bahwa terjadi gempa saat setibanya di rumah. Di grup WhatsApp-nya ternyata sudah ramai dengan informasi gempa. Saat gempa terjadi, dia tidak mengetahui kondisi di sekitar jalanan, apakah pepohonan sampai bergoyang atau tidak.

“Lampu PJU kan mati, jadi tidak begitu jelas. Yang jelas terasa sebentar saja,” jelas Septian. (al/ria)

 


WONOGIRI – Gempa bumi mengguncang kawasan Pacitan, Jawa Timur dan sekitarnya, Selasa (27/7) malam sekitar pukul 23.21.

Berdasarkan informasi dari akun Twitter resmi BMKG, yakni @infoBMKG, gempa magnitudo 5.2 tersebut terletak pada kordinat 8.99 Lintang Selatan (LS) dan 111.40 Bujur Timur (BT). Dengan kedalaman 10 kilometer (km), 95 km tenggara Pacitan, Jatim.

“Gempa tidak berpotensi tsunami,” demikian informasi dari BMKG.

Sementara gempa juga terasa di wilayah Jawa Tengah (Jateng), yang berbatasan dengan Pacitan. Seperti di Wonogiri, gempa terasa selama beberapa detik.

“Wonogiri terasa cukup kencang. Walau hanya sebentar,” ucap salah seorang warga Kecamatan Baturetno, Wonogiri, Rui.

Getaran gempa juga dirasakan oleh Septian Adi, 25, warga Kecamatan Wonogiri Kota. Gempa itu terasa saat dia berkendara.

“Tadi terasa di jalan sekitar Batas Kota (Kelurahan Wonokarto). Saat berkendara kok rasanya tidak enak, padahal jalannya halus,” kata dia.

Dia mengetahui bahwa terjadi gempa saat setibanya di rumah. Di grup WhatsApp-nya ternyata sudah ramai dengan informasi gempa. Saat gempa terjadi, dia tidak mengetahui kondisi di sekitar jalanan, apakah pepohonan sampai bergoyang atau tidak.

“Lampu PJU kan mati, jadi tidak begitu jelas. Yang jelas terasa sebentar saja,” jelas Septian. (al/ria)

 

Populer

Berita Terbaru