Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

JNE Solo Santuni 1.000 Anak Yatim

Perdana Bayu Saputra • Rabu, 22 Januari 2020 | 23:52 WIB
Berbagi Kebahagiaan: Direksi dan Manajemen JNE Solo bersama perwakilan anak yatim piatu dan duafa usai mengikuti Santunan Akbar 1.000 Anak Yatim dan Duafa di Ballroom The Sunan Hotel Solo, Minggu pagi (19/1).
Berbagi Kebahagiaan: Direksi dan Manajemen JNE Solo bersama perwakilan anak yatim piatu dan duafa usai mengikuti Santunan Akbar 1.000 Anak Yatim dan Duafa di Ballroom The Sunan Hotel Solo, Minggu pagi (19/1).
SOLO - Rahil membacakan doa anak yatim dengan lantang di hadapan para tamu undangan dan anak-anak yatim piatu. Dia adalah satu di antara 1.000 anak yatim piatu dan duafa yang diundang JNE Solo dalam acara Santunan Akbar 1.000 Anak Yatim dan Dhuafa pada Minggu pagi (19/1). Rahil adalah anak yatim piatu binaan Yayasan Yatim Mandiri yang mewakili anak-anak lain untuk membacakan doa bagi JNE Solo. Wajah berseri tampak di wajah Rahil dan anak-anak lain yang tak sabar menantikan rangkaian acara di ballroom The Sunan Hotel Solo itu.

Sebagai perusahaan dengan kepedulian sosial yang tinggi, JNE selalu berusaha memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya. Hal ini sesuai dengan nilai-nilai perusahaan dan slogan “Connecting Happiness” yang telah dijalankan selama hampir tiga dekade. Dalam acara ini JNE Solo mengundang sebanyak 30 panti asuhan untuk hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan.

Acara dimulai dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Alquran. Kemudian dilanjutkan  menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars JNE yang diikuti oleh seluruh karyawan JNE. Setelah itu, Branch Manager JNE Solo Bambang Widiatmoko menyampaikan kata-kata sambutannya.

Dalam kesempatan ini hadir pula Direktur JNE Edi Santoso yang turut mengapresiasi kegiatan JNE Solo. Di hadapan para tamu undangan yang juga beberapa Kepala Cabang dan Deputi dari daerah lain, Edi berharap agar kegiatan positif semacam ini dapat menginsipirasi JNE cabang lain agar menggelar kegiatan serupa.

“Hampir di setiap kegiatan pengajian atau tasyakuran kami selalu mengundang anak-anak yatim piatu dan duafa untuk disantuni secara langsung. Hal ini karena apa yang telah dicapai JNE Solo hingga hari ini juga berkat doa dari mereka,” tutur Bambang yang kemudian menyerahkan santunan dan berbagai peralatan sekolah secara simbolis bagi anak-anak yatim piatu yang hadir.

Dalam kegiatan ini hadir pula  ustad Kelik Gunawan Pribadi S.Ag. S.Pd yang didaulat untuk memberikan tausiah bertema “Indahnya Berbagi”. Di mana para tamu undangan dan karyawan JNE Solo mengikuti dengan seksama. Acara semakin meriah karena anak-anak yang hadir dihibur dengan Dongeng Islami tentang Shiroh Nabawi dan para sahabat yang dibawakan oleh Kak Bony dari Yayasan Yatim Mandiri.

Head Regional JNE Jateng-DI Jogjakarta Marsudi menyampaikan suka cita dan kebahagiaannya melihat perhelatan besar yang digelar JNE Solo. Kegiatan serupa pernah digelar di Jogjakarta pada 2016 lalu. Saat Marsudi masih menjabat Branch Manager JNE Jogjakarta.

Dia pun bersyukur di tahun ini JNE Solo dapat menggelar kegiatan yang bermanfaat bagi ribuan anak yatim di Solo Raya. “Ada hadis yang menyebutkan bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama. Begitu halnya JNE juga harus memberi manfaat bagi masyarakat di sekitarnya,” ujar ayah tiga putri ini. (*/fer) Editor : Perdana Bayu Saputra
#anak yatim #solo #Jne