Regional CEO VII/Jawa 2 Hendra Wahyudi mengatakan, inisiatif ini sejalan dengan keinginan perseroan untuk memastikan nasabah dapat melakukan berbagai aktivitas rutin di bulan Ramadan dan Idul Fitri secara nyaman pasca keputusan pemerintah mencabut kebijakan pembatasan kegiatan sosial.
Sebagian besar dari alokasi kebutuhan uang tunai digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengisian ATM Bank Mandiri di seluruh Indonesia yang diprediksi sekitar Rp 16,5 triliun, sedangkan di Jawa Tengah dan D.I. Jogjakarta, Bank Mandiri menyiapkan kebutuhan pengisian ATM sekitar Rp 4,5 triliun.
“Guna mendukung penyaluran uang tunai ke masyarakat, kami juga telah mengoptimalisasi pengisian 13.068 mesin ATM Bank Mandiri yang terhubung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus di seluruh Indonesia, dan 1.204 mesin ATM di wilayah Jawa Tengah dan D.I. Jogjakarta sejak akhir bulan lalu,” ujar Hendra Wahyudi dalam keterangan resminya, Senin (10/4/2023).
Selain mesin ATM, dia melanjutkan, Bank Mandiri juga mengoptimalkan channel-channel pembayaran online untuk membantu nasabah bertransaksi dengan cepat, antara lain dengan mesin EDC dan aplikasi Livin’ by Mandiri.
“Kami telah melakukan preventive maintenance sekitar 3.300 ATM dan 37.200 EDC yang berlokasi strategis seperti di rest area, bandara, stasiun, terminal, pelabuhan, pusat perbelanjaan, hotel, SPBU dan tempat wisata di seluruh Indonesia sedangkan di Jawa tengah dan D.I. Jogjakarta telah dilakukan preventive maintenance sekitar 360 ATM dan 5.000 EDC” katanya.
Nasabah juga dapat menggunakan Livin’ by Mandiri yang kini telah mampu memenuhi berbagai kebutuhan seperti cek saldo, pembayaran tagihan bulanan, top up otomatis e-wallet, tarik tunai tanpa kartu, serta pembayaran dengan Quick Response (QR) payment. Bahkan, nasabah juga dapat melakukan pemesanan tiket kereta dan pesawat pada super app ini.
“Dengan fitur top up mandiri e-money pada Livin’ by Mandiri, nasabah yang melakukan perjalanan lewat tol akan sangat dimudahkan karena top up dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja,” imbuh Hendra.
Sedangkan bagi pengguna jalan tol yang belum memiliki kartu mandiri e-money, Hendra menjelaskan, pihaknya akan menyiapkan stok hingga 5.000 kartu yang dapat diperoleh di cabang, toko retail Indomaret, Alfamart, outlet resmi bank mandiri di ecommerce (Tokopedia, Blibli, Shopee), serta vending machine di lokasi transportasi dan stasiun.
Dituturkannya, pihaknya juga akan memastikan kesiapan jaringan IT secara optimal untuk mengantisipasi kenaikan transaksi yang dilakukan nasabah pada seluruh channel pembayaran elektronik, dengan membentuk tim monitoring IT yang selalu siaga.
Selain itu, Hendra mengatakan bahwa Bank Mandiri menghadirkan Program Ramadhan di Jawa Tengah & D.I Jogjakarta di berbagai macam merchant categories seperti Groceries, Cafe Resto, Elektronik, Gadget & Household, Jewellery, oleh-oleh, dan lainnya dengan program diskon 10 persen, potongan langsung dan cashback hingga Rp 1,444 juta.
Nasabah juga bisa mendapatkan diskon up to 50 persen dengan Livin Poin dan hemat 50 persen menggunakan scan QR Livin di berbagai merchant yang tersebar di kota - kota seperti: Semarang, Jogjakarta, Solo, Tegal, Purwokerto, Kudus, dan Magelang.
"Tidak hanya itu, selama bulan Ramadan, Bank Mandiri juga memberikan banyak program khusus spesial Ramadan untuk memanjakan nasabah. Nasabah dapat mengakses ragam program tersebut melalui bmri.id/livinrmdn2023," pungkas Hendra Wahyudi. (*/wa) Editor : Tri Wahyu Cahyono