RADARSOLO.COM - Video viral pria baju batik yang jalan lawan arah dan malah marah-marah hingga tendang mobil milik pengendara lain, menuai reaksi netizen.
Dalam video viral yang beredar, pria baju batik yang bersikap arogan ke pengendara mobil lain itu mengaku sebagai seorang lawyer dan Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Semarang.
Sontak saja, hal itu kian membuat emosi netizen.
Apalagi, pria baju batik itu juga justru menantang pengendara mobil, yang sebenarnya sudah mematuhi aturan jalan satu arah.
"Malu harusnya nyebut2 organisasi, nambah sebutin profesi lawyer...memang klo lawyer boleh melanggar aturan? hebat bgt jagoan.." komen seroang netizen.
"TERUS KALO LAWYER KENAPA?!!" komen yang lain.
Sementara banyak netizen yang meminta agar kejadian tersebut diselesaikan lewat jalur hukum.
"Tolong dengan sangat, jangan selesai dengan minta maaf, lanjutkan sampai tuntutan hukum," tulis netizen.
Ada pula netizen yang berkomentar sambil menandai akun Instagram Polres Semarang.
"Pak @polressemarangkab selesaikan masalah perdebatan ini," komen netizen lain.
Diketahui, sebuah video viral kali pertama diunggah oleh akun @yessyayuaryani.
Di mana dalam video itu, @yessyayuaryani dan sang suami yang naik mobil melewati jalan satu arah di Desa Kalongan, Ungaran Timur, Semarang, mendapat perlakuan tidak menyenengkan dari pria baju batik pengendara mobil HRV putih.
Diketahui HRV putih itu melintas lawan arah, namun saat diminta untuk sedikit menepi, si pengendara pria baju batik justru keluar mobil dan marah-marah.
Pria baju batik itu melontarkan kata-kata ancaman, bahkan nekat menendang mobil Yessi dan suami.
Dengan sikapnya yang arogan, pria baju batik itu juga mengaku jika dia seorang lawyer dan Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Semarang. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria