Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Viral Video Remaja di Gorontalo Menangis Histeris saat Dilaporkan Sang Ibu ke Kantor Polisi, Apa Masalahnya?

Syahaamah Fikria • Kamis, 7 November 2024 | 01:47 WIB
Potongan video viral remaja menangis histeris saat dilaporkan ibunya ke Polses Dungingi, Kota Gorontalo.
Potongan video viral remaja menangis histeris saat dilaporkan ibunya ke Polses Dungingi, Kota Gorontalo.

RADARSOLO.COM - Sebuah video yang memperlihatkan remaja laki-laki menangis histeris dan berteriak sambil merajuk kepada ibunya di kantor polisi, viral di media sosial. Peristiwa yang terekam dalam video viral itu diketahui ada di Polsek Dungingi, Kota Gorontalo.

Dalam video yang beredar dan menjadi viral, terlihat seorang remaja laki-laki yang menangis histeris sambil merajuk ke seorang perempuan paruh baya.

Remaja itu tampak menarik dan mencium tangan perempuan itu, sembari terus menangis heboh dan berteriak.

Di dekat mereka, juga terlihat personil polisi yang menyaksikan hal tersebut.

Usut punya usut, kejadian haru bercampur lucu itu terjadi di Polsek Dungingi, Kota Gorontalo. Adapun video viral itu direkam dan diunggah oleh anggota Polsek Dungingi.

Remaja laki-laki yang menangis histertis itu bernama Satrio. Sedangkan perempuan paruh baya yang duduk di sampingnya dengan mengenakan masker adalah ibu dari Satrio.

Sang ibu terpaksa melaporkan dan membawa Satrio ke kantor polisi lantaran tak bisa lagi mengendalikan kenakalan anaknya yang dinilai sudah luar biasa.

Satrio sangat keras kepala dan kerap melawan sang ibu. Bahkan, remaja itu kerap memukul ibunya.

Hingga akhirnya sang ibu mengadukan remaja 19 tahun tersebut ke kantor polisi untuk memberikan efek jera.

Di luar dugaan, Satrio yang biasanya nakal dan melawan ibunya, ternyata ciut nyali saat berada di kantor polisi.

Seperti yang terekam dalam video, remaja itu menangis histeris dan memohon-mohon kepada ibunya.

Satrio juga menangis ketakutan saat berada di kantor polisi. Apalagi ibunya mengatakan tidak akan mengurusnya lagi, dan meminta pihak polisi agar menahan anak itu.

Sementara itu, Kapolsek Dungingi Ipda Roy Pidu membenarkan jika video viral itu direkam di polsek setempat.

Dia mengatakan, remaja nakal tersebut sempat diamankan selama 1 kali 24 jam di Polsek atas permintaan ibunya.

Selama di kantor polisi, remaja itu diberikan pembinaan dan nasihat oleh petugas agar tidak mengulangi perbuatan nakalnya.

Serta tidak lagi melawan dan durhaka kepada ibunya, yang sudah singel parent.

"Ibunya meminta pembinaan kepada anaknya. Tujuan ibunya mengadukan hal itu adalah untuk pembinaan kepada anaknya. Karena sudah tidak bisa mendengar orang tuanya," tutur Roy.

Setelah ditahan dan diberikan pembinaan selama 1 kali 24 jam, Satrio kembali dijemput ibunya, dengan membuat surat pernyataan.

Pertemuan kembali anak dan ibu itu pun berlangsung haru.

Satrio berlutut dan mencium kaki sang ibu dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan nakalnya lagi. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#viral #remaja #kantor polisi #menangis #nakal #gorontalo