Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Ustad Khalid Basalamah Blak-blakan Posisinya Usai Dimintai Keterangan KPK Soal Korupsi Kuota Haji: Saya Bukan yang Mengurus

Syahaamah Fikria • Jumat, 27 Juni 2025 | 18:44 WIB

 

Ustad Khalid Basalamah.
Ustad Khalid Basalamah.

RADARSOLO.COM – Ustad Khalid Basalamah akhirnya blk-blakan terkait posisinya, usai dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dimintai keterangan dalam kasus dugaan korupsi kuota haji khusus.

Dengan penuh ketenangan, Ustad Khalid Basalamah memberikan klarifikasi langsung mengenai kehadirannya di lembaga antirasuah tersebut.

Penjelasan detail ini disampaikan dalam sebuah video khusus yang diunggah di kanal YouTube pribadinya.

Ia menegaskan bahwa kehadirannya di KPK sama sekali bukan karena terlibat dalam kasus korupsi.

Sebaliknya, ia datang murni sebagai wujud ketaatan mutlak kepada pemerintah, sesuai prinsip ajaran Islam yang ia pegang teguh.

Menurut Khalid Basalamah, kehadirannya di KPK pada Senin (23/6/2025) lalu adalah implementasi dari konsep Ahlussunah wal Jamaah yang ia pegang teguh.

Yakni prinsip ketaatan kepada pemerintah. Ia merujuk pada landasan Al Quran Surah An-Nisa ayat 59.

Menurut sang pendakwah itu, ia datang ke KPK murni karena diminta memberikan informasi seputar haji dan kuota haji.

Mengingat dirinya adalah praktisi lapangan yang juga mengelola travel umrah dan haji bernama Uhud Tour.

Oleh karena itu keterangan darinya dibutuhkan penyidik.

"Jadi tidak ada hubungannya antara saya dengan korupsi itu ya. Jauh sekali," beber dia.

Lebih lanjut, Khalid Basalamah menyatakan jika dirinya juga bukan pihak yang punya wewenang mengurus soal kuota haji.

Sehingga dia tidak punya hubungan terkait kasus yang kini jadi sorotan.

"Saya bukan Menteri Agama, saya bukan eks Menteri Agama, saya bukan staf di Kementerian Agama yang mengurus semua ini," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Ustaz Khalid Basalamah juga menyoroti pemberitaan media yang menurutnya terlalu membesar-besarkan. Bahkan, beberapa di antaranya bernada provokatif.

"Sudah ada yang buat karikatur seperti saya sudah diborgol. Ada yang ini dan itu. Ya ini kebutuhan gitu ya. Sebenarnya tidak seperti itu," kata dia. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#kpk #klarifikasi #Kuota Haji Khusus #Khalid Basalamah #pendakwah #Ustad Khalid Basalamah #korupsi