RADARSOLO.COM - Nama pemilik brand lokal terkenal tengah menjadi sorotan di media sosial X (sebelumnya Twitter) usai muncul pengakuan seorang perempuan yang mengaku menjadi korban dugaan pelecehan seksual.
Pengakuan ini pertama kali viral setelah diunggah melalui akun X @aarummanis pada Minggu, 8 Februari 2026.
Dalam utas panjangnya, korban membeberkan kronologi lengkap dugaan pelecehan yang dialaminya, yang kini ramai diperbincangkan netizen karena menyangkut owner brand lokal yang dikenal profesional di dunia fashion dan industri kreatif.
Kronologi Dugaan Pelecehan oleh Owner Brand Lokal Terkenal Berinisial M
Menurut pengakuan model, dugaan pelecehan terjadi ketika ia berada di lokasi pemotretan dan situasi tiba-tiba berubah dari rencana awal
Ia ditinggalkan sendirian bersama owner berinisial M.
“Saya ditinggal sendiri bersama owner M. Awalnya saya berpikir kita akan makan di luar, tapi tiba-tiba dibawa kembali ke area photoshoot. Saya curiga dan bertanya, ‘Bukannya mau makan di luar?’” ungkap korban, dikutip pada Senin, 9 Februari 2026.
Sejak saat itu, korban menyebut kondisi menjadi tidak aman dan menimbulkan tekanan psikologis yang berat. Ia berusaha tetap tenang agar situasi tidak semakin memburuk.
“Kemudian, Owner M semakin agresif. Saya berpikir jika melawan, dia akan lebih kasar. Saya mencoba menenangkan diri dan bersikap baik agar tidak terjadi hal lebih buruk. Saat itu, saya 90 persen yakin saya akan diperkosa,” tulis korban.
Penolakan Berulang yang Tak Digubris
Korban mengaku menolak berkali-kali, namun dugaan pelecehan tetap berlangsung. Ia hanya berharap bisa keluar dari lokasi dengan selamat.
“Saya tetap berusaha baik kepada owner M meski takut sekali. Tapi dia tetap menahan tangan saya dan menunjukkan kelaminnya,” ujar korban dalam kronologi lengkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa tindakan terduga pelaku semakin melampaui batas.
Dalam unggahannya, korban menyebut, “Dia bilang, ‘Kok gak mau sih? Aku dah buka celana nih, udah malu nih aku.’ Saya memalingkan badan, tapi M menahan tangan dan naik ke atas saya. Saya mulai menangis dan memanggil ibu saya, tapi dia tetap melecehkan. Dia bahkan melakukan masturbasi sambil melecehkan saya.”
Korban menegaskan bahwa pengalaman ini meninggalkan trauma mendalam. Ia sempat mengalami kondisi dissociating akibat ketakutan yang luar biasa.
“Saya sudah dissociating dan tidak bisa melawan. Saya hanya berpikir akan diperkosa. Setelah M berhenti, saya akhirnya bisa pulang. Di taxi online pun saya pipis karena takut sekali,” tutur korban.
Lebih parah lagi, setelah kejadian, ia mengetahui bahwa owner brand lokal berinisial M ternyata sudah menikah dan memiliki anak, yang memperburuk kondisi psikologisnya.
Upaya Menghubungi Pihak Terkait
Korban sempat mencoba melapor ke pihak internal terkait pekerjaan tersebut. Namun respons yang diterima dianggap tidak memberikan solusi.
“Saya menghubungi Talent Scouternya dan berbagi pengalaman, dia bilang tidak pernah ada kejadian seperti itu dan tidak bisa melakukan apapun karena hanya seorang employee,” jelas korban.
Siapa Owner Brand Lokal Terkenal Berinisial M?
Sejak unggahan pengakuan model viral, netizen di media sosial langsung ramai menebak-nebak identitas owner brand lokal berinisial M.
Banyak yang membagikan teori dan analisis sendiri, bahkan ada yang mencoba mencocokkan gaya photoshoot, ciri-ciri fisik, dan pola unggahan media sosial dengan figur publik di dunia fashion.
Tagar terkait dugaan pelecehan ini pun langsung trending, diikuti ratusan komentar yang menyebutkan kemungkinan nama-nama yang sesuai dengan inisial M.
Beberapa warganet juga mengunggah tangkapan layar akun media sosial yang diduga milik pelaku, menimbulkan diskusi panjang mengenai etika dan batas spekulasi online.
Tak sedikit netizen yang meminta agar korban mendapat keadilan, sambil tetap mengingatkan agar publik berhati-hati dalam menebak identitas seseorang tanpa bukti resmi.
Diskusi ini menjadi bukti bagaimana sebuah kasus dugaan pelecehan bisa cepat viral dan memicu perbincangan luas di kalangan pengguna media sosial.(np)
Editor : Nur Pramudito