RADARSOLO.COM - Kabar mengenai Sosok Dokter Piprim Dipecat Menkes Budi Gunadi tengah menjadi perhatian publik dan kalangan medis.
Dokter spesialis anak tersebut menyampaikan langsung kabar pemberhentiannya melalui sebuah video yang beredar pada Minggu (15/2/2026).
Dalam pernyataannya, dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA, mengungkapkan dirinya diberhentikan oleh Budi Gunadi Sadikin selaku Menteri Kesehatan.
"Akhirnya saya dipecat oleh pak Menteri Kesehatan pak Budi Gunadi Sadikin. Kepada seluruh pasien-pasien saya khususnya di RSCM murid-murid saya, mahasiswa saya, residen calon dokter anak dan fellow calon konsultan dokter anak, saya mohon maaf sebesar-besarnya karena saya tidak bisa lagi mendampingi dalam menempuh pendidikan kalian," kata Dokter Piprim.
Langkah Dipecat Menkes Budi Gunadi ini memunculkan pro dan kontra.
Sebagian pihak menilai keputusan tersebut merupakan bagian dari dinamika hubungan antara organisasi profesi dan pemerintah.
Namun, ada pula yang memandangnya sebagai penegakan aturan disiplin aparatur sipil negara.
Profil dan Sosok Dokter PiprimSosok Dokter Piprim dikenal luas sebagai dokter spesialis anak yang aktif menyuarakan isu kesehatan di ruang publik.
Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), organisasi profesi dokter anak di Indonesia.
Dalam berbagai forum, Spesialis Jantung Anak ini kerap menyampaikan pandangan tentang imunisasi, nutrisi, hingga kebijakan layanan kesehatan anak.
Karakternya dinilai tegas dan vokal, terutama dalam membahas etika profesi dan perlindungan hak kesehatan anak.
Dokter Piprim memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang kesehatan anak dan lebih dari 15 tahun sebagai Spesialis Jantung Anak.
Ia lahir di Malang, Jawa Timur, pada 15 Januari 1967. Pendidikan kedokteran dasarnya diselesaikan di Universitas Padjadjaran pada 1991.
Setelah itu, ia menempuh pendidikan spesialis anak di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan lulus tahun 2002.
Pendidikan konsultan anak diselesaikannya pada 2004. Tak hanya itu, ia juga mengikuti fellowship kardiologi anak di Institut Jantung Negara, Kuala Lumpur, Malaysia, dan lulus pada 2007.
Perjalanan Karier
Sebelum dikenal luas sebagai Spesialis Jantung Anak, dr Piprim sempat menjalani tugas sebagai dokter PTT di Puskesmas Rawa Pitu, Lampung Utara (1992–1995). Ia juga pernah bertugas di Ambon pada 2003.
Sejak 2005, ia berkiprah di Jakarta dan tercatat sebagai Konsultan Kardiologi Anak di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Selain praktik klinis, ia juga aktif sebagai dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan menjadi pengajar bagi calon dokter spesialis kardiologi anak.
Namun, perjalanan karier Sosok Dokter Piprim Dipecat Menkes Budi Gunadi tidak lepas dari dinamika.
Pada April 2025, ia dimutasi dari RSCM ke RSUP Fatmawati. Menurut pengakuannya, proses mutasi tersebut berlangsung mendadak dan tanpa penjelasan rinci.
Penjelasan Terkait Pemberhentian
Dalam video yang sama, Dokter Piprim turut menyinggung sikapnya terkait keberadaan kolegium yang saat ini berada di bawah Kementerian Kesehatan.
Ia mengaku pernah mendapat peringatan dari seorang senior terkait kemungkinan mutasi apabila tidak mendukung kebijakan tersebut.
"Sedangkan saya hanya menjalankan amanah kongres nasional di Semarang bahwa kolegium ilmu kesehatan anak indonesia tetap berdiri secara independen. Sehingga kami pada saat itu memperjuangkan independensi kolegium dan menolak kolegium itu ada di bawah Menteri Kesehatan," ujarnya.
Sementara itu, beredar dokumen tertanggal 2 Februari 2026 yang menyebut keputusan “pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri” terhadap dr Piprim.
Surat tersebut ditandatangani oleh Menkes dan menyebut alasan pemberhentian terkait dugaan pelanggaran disiplin Pegawai Negeri Sipil.
Dalam dokumen tersebut, Dokter Piprim disebut tidak hadir menjalankan tugas sebagai dokter selama 28 hari berturut-turut.
Kasus Sosok Dokter Piprim Dipecat Menkes Budi Gunadi Spesialis Jantung Anak ini pun masih menjadi perhatian publik, terutama di kalangan tenaga kesehatan dan organisasi profesi.(np)