Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Dua Korban Banjir Lahar Dingin Merapi di Magelang Belum Ditemukan, Empat SRU Perluas Pencarian

Adi Pras • Jumat, 6 Maret 2026 | 16:25 WIB

Penemuan jasad salah satu korban banjir lahar dingin Gunung Merapi di Magelang, Rabu (4/3/2026) lalu. Dua korban lainnya masih hilang. (Basarnas Semarang)
Penemuan jasad salah satu korban banjir lahar dingin Gunung Merapi di Magelang, Rabu (4/3/2026) lalu. Dua korban lainnya masih hilang. (Basarnas Semarang)

RADARSOLO.COM – Tim SAR gabungan yang dipimpin Basarnas Borobudur terus mengintensifkan pencarian terhadap dua korban yang masih dinyatakan hilang pasca terjangan banjir lahar dingin Gunung Merapi di wilayah Magelang.

Hingga Jumat (6/3/2026) ini, operasi diperluas dengan pembagian personel ke dalam empat search and rescue unit (SRU) untuk menyisir area terdampak secara lebih mendetail.

Perwakilan dari Basarnas Arif Yulianto menyatakan, fokus utama tim saat ini adalah memaksimalkan penggunaan alat berat serta penyisiran darat hingga radius 5 km dari titik awal kejadian.

Strategi pencarian berbasis zonasi untuk mengefektifkan waktu dan tenaga. Tim gabungan telah membagi area pencarian menjadi empat zona utama.

Adapun SRU 1 fokus di titik terseretnya kendaraan hingga dam alat berat yang jaraknya sekitar 400 meter.

SRU 2 di titik penemuan korban kedua atas nama Heru dan alat berat excavator. SRU 3 fokus di titik akhir operasi hari ke-3 ke arah hilir. Penyisiran sejauh 2 km.

Sedangkan SRU 4 fokus di titik awal hingga Bendo. Penyisiran sejauh sekitar 5 km.

Dia menambahkan, SRU 1 dan SRU 2 difokuskan pada area yang tertimbun material cukup dalam, sehingga pengerahan ekskavator menjadi kunci utama.

Sementara itu, SRU 3 dan 4 bergerak menyisir bantaran sungai untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus lebih jauh ke arah hilir.

”Kami terus berupaya semaksimal mungkin bersama tim SAR gabungan. Perkembangan lebih lanjut mengenai temuan di lapangan akan segera kami laporkan pada kesempatan pertama,” ujar Arif Yulianto.

Hingga berita ini diturunkan, tim masih berjaga di lapangan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan keselamatan personel di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. (adi)

Editor : Adi Pras
#search and rescue unit #sar #gunung merapi #banjir lahar dingin #SRU #magelang