Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Puncak Mudik 2026 Tiba, Ketua DPRD Sumanto Desak Pemprov Jateng Kebut Perbaikan Jalan

Rudi Hartono RS • Rabu, 11 Maret 2026 | 18:57 WIB

Ketua DPRD Jateng Sumanto beri paparan dalam Rakor Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, pada Senin (9/3/2026).
Ketua DPRD Jateng Sumanto beri paparan dalam Rakor Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, pada Senin (9/3/2026).

RADARSOLO.COM-Ketua DPRD Jawa Tengah (Jateng), Sumanto mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat untuk memprioritaskan kesiapan infrastruktur jalan dan mengantisipasi titik-titik rawan bencana menjelang masa arus mudik Idulfitri 2026.

Desakan strategis tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, pada Senin (9/3/2026).

Percepat Perbaikan dan Sediakan Info Real-Time

Sumanto menekankan bahwa kondisi jalan merupakan faktor penentu utama kelancaran dan keselamatan perjalanan pemudik.

Oleh karena itu, ia mendorong percepatan perbaikan jalan berlubang akibat cuaca ekstrem, penanganan titik rawan kecelakaan, serta pemasangan rambu lalu lintas yang memadai.

Selain infrastruktur fisik, politikus PDI Perjuangan itu juga menyoroti pentingnya mitigasi potensi bencana alam di jalur mudik, seperti tanah longsor, banjir, maupun pohon tumbang.

"Instansi terkait harus menyiapkan langkah mitigasi dan respons cepat apabila terjadi kondisi darurat di lapangan," tegas mantan Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar tersebut.

"Selain itu, kami juga mendorong penyediaan layanan informasi kondisi perjalanan secara real-time untuk memandu dan membantu kelancaran para pemudik," lanjutnya. 

Jateng Jadi Primadona 38 Juta Pemudik

Perhatian ekstra ini dinilai sangat wajar mengingat Jawa Tengah selalu menjadi primadona dan tujuan utama pergerakan pemudik nasional.

Berdasarkan data proyeksi, diperkirakan sebanyak 38,71 juta orang—atau lebih dari 40 persen dari total pemudik se-Indonesia—akan pulang kampung ke wilayah Jateng pada Lebaran tahun ini.

Besarnya gelombang pemudik tersebut menuntut pengawasan ketat dan sinergisitas lintas lembaga guna memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, damai, dan nyaman.

Baca Juga: Ajak Warga Ternak Ayam Kampung, Ketua DPRD Jateng Sumanto Beberkan Potensi Cuan Puluhan Juta

Gubernur Kawal Pangan dan Jalan Provinsi

Merespons masukan tersebut, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi memastikan bahwa kondisi kemantapan jalan berstatus jalan provinsi saat ini telah mencapai angka 95 persen.

Ketua DPRD Jateng Sumanto juga menyoroti pentingnya mitigasi potensi bencana alam di jalur mudik, seperti tanah longsor, banjir, maupun pohon tumbang.
Ketua DPRD Jateng Sumanto juga menyoroti pentingnya mitigasi potensi bencana alam di jalur mudik, seperti tanah longsor, banjir, maupun pohon tumbang.

Luthfi langsung menginstruksikan seluruh bupati dan wali kota untuk segera turun ke lapangan mengecek kesiapan infrastruktur di wilayah kewenangan masing-masing.

"Jika ada kendala berat di tingkat kabupaten atau kota, segera koordinasikan dengan pihak provinsi," instruksinya.

Selain urusan kelancaran jalan, Gubernur juga memberi perhatian khusus pada stabilitas ekonomi jelang Lebaran.

Luthfi meminta seluruh jajarannya untuk mengawal kelancaran distribusi pangan agar tidak memicu kelangkaan dan inflasi harga di pasaran.

Di sektor energi, ketersediaan pasokan gas elpiji dan Bahan Bakar Minyak (BBM) di tingkat pangkalan maupun SPBU juga dipastikan akan terus dijaga dan diawasi dengan ketat. (*)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#perbaikan jalan #mudik lebaran #Ketua DPRD Jateng Sumanto #puncak mudik #lebaran 2026