alexametrics
23.4 C
Surakarta
Thursday, 7 July 2022

STT Warga Surakarta: Cetak Lulusan Profesional dan Berintegritas

SOLO – Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Warga Surakarta dikenal unggul di bidang teknologi. Serta memiliki daya saing di tingkat internasional. Karena STT Warga Surakarta berkomitmen menyelenggarakan pendidikan berkualitas, demi menghasilkan lulusan yang profesional dan berintegritas.

STT Warga merupakan metamorfosa dari Akademi Teknologi Warga (ATW) Surakarta. Merupakan perguruan tinggi swasta, yang berlokasi di Jl Solo-Baki KM 2, Kwarasan, Solo Baru, Grogol, Sukoharjo. STT Warga dikelola Yayasan Pendidikan Warga yang berasas nasional.

Pelaksana tugas (Plt) Wakil Ketua Bidang Akademik STT Warga Surakarta Roedy Kristiyono menuturkan, kampusnya senantiasa eksis, berkembang, dan ikut andil dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Sesuai visi yayasan, yakni “Dian yang Tak Kunjung Padam, Menanamkan Benih Pendidikan di Bumi Nusantara, dan Mencerdaskan Anak Bangsa Sepanjang Masa”.

“STT Warga terus berkomitmen untuk mencetak generasi bangsa yang cerdas dan berkompeten. Tanpa sekat batas provinsi, agama, suku, ras, dan bahasa,” ucapnya, kemarin (23/6).

Sebagai sekolah tinggi yang berdiri sejak 1974, lulusan STT Warga difasilitasi dalam wadah Ikatan Alumni ATW (IAATW). Kini menyebar di berbagai instansi, industri, dan perusahaan di seluruh Indonesia. Kuatnya jaringan inilah yang menjadi salah satu kekuatan STT Warga. Anggota IAATW saling berbagi informasi terkait lowongan pekerjaan, pengalaman, maupun peluang bisnis bagi mahasiswa dan alumninya.

“STT Warga Surakarta memiliki tiga program studi (prodi) vokasi. Sudah terakreditasi B, yakni D3 Teknik Mesin, D3 Teknik Elektronika, dan D3 Kimia Tekstil. Serta satu prodi baru bidang akademik, yaitu S1 Teknik Mesin dengan akreditasi Baik. Semua prodi mengakomodasi pendidikan yang selaras dengan perkembangan revolusi industri 4.0,” imbuh Roedy.

Plt Wakil Ketua Bidang Humas dan Kerjasama STT Warga Surakarta Burhanudin menambahkan, proses pembelajaran menerapkan metode project oriented learning (POL). Di mana mahasiswa mengerjakan, menyelesaikan, mengeksplorasi, penilaian, interpretasi, sintesis, dan mengolah informasi, untuk menghasilkan berbagai bentuk hasil belajar. Metode ini dipilih, karena banyaknya fasilitas praktik yang diberikan saat perkuliahan.

“Saat ini STT Warga memiliki 20 laboratorium yang cukup lengkap. Terbagi dalam dua program studi dan satu jurusan. Sehingga dengan metode dan fasilitas yang diberikan, mahasiswa dapat bereksplorasi secara maksimal, terhadap kompetensi yang dipelajarinya,” bebernya.

Daya tarik lain dari STT Warga Surakarta, yakni keberadaan Pusat Pelayanan Karir (Career and Development Center). Mengupayakan mahasiswa sudah mendapatkan pekerjaan, bahkan sebelum lulus kuliah.

Pusat Pelayanan Karir memberikan wawasan dan bekal kepada mahasiswa, berupa pelatihan administratif, budaya kerja, etos kerja, serta communication dan leadership. Sehingga mahasiswa dibentuk untuk melangkah lebih siap dan percaya diri, dalam menghadapi masa depan.

“Kepada alumni, kami berikan pelayanan dan pendampingan tanpa batas tahun terhadap penyaluran kerja lulusan. CDC juga memberikan informasi, menjaring, dan menyiapkan lulusan untuk berkarir di luar negeri. Termasuk recruitment bersama dengan perusahaan terhadap para alumni,” jelas Burhanudin.

Sementara itu, STT Warga Surtakarta telah menjalin kerja sama dan program bersama, dengan banyak industri. Di antaranya kerja sama riset and development dengan PT.BUMA, blended curriculum dengan PT. SIS, recruitment dengan PT. PPA, serta masih banyak kerja sama yang lain.

“Pendaftaran mahasiswa baru STT Warga Surakarta sudah dibuka sejak Desember 2021. Pendaftaran dilaksanakan secara online maupun offline. Pendaftaran offline di ruang PMB BAAK, Gedung B STT Warga. Untuk info lebih lanjut, bisa membuka website pmb.sttw,” tandasnya. (ian/fer)

FASILITAS

  1. 20 Laboratorium
  2. Kerja sama program dengan institusi di dalam dan luar negeri
  3. 18 unit kegiatan mahasiswa (UKM) di bidang ilmu dan penalaran, minat dan bakat, serta kerohanian

Daftar Laboratorium

Lab alat berat, Lab CNC, Lab pengelasan, Lab mesin pekakas dasar, Lab mesin pekakas lanjut, Lab metalurgi, Lab konversi energi, Lab fluida, Lab otomotif, Lab kendali listrik dan otomasi, serta Lab CAD CAM CAE.

Jalur Beasiswa

  1. Jalur Internal (SMA/SMK Warga Surakarta)
  2. Eksternal (Dari luar SMA/SMK Warga Surakarta)
  3. Prestasi akademik
  4. Prestasi nonakademik
  5. Jalur perempuan
  6. Keluarga tidak mampu
  7. Keluarga alumni STTW/ATW
  8. Anak pegawai Yayasan Warga
  9. KIP-Kuliah

SOLO – Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Warga Surakarta dikenal unggul di bidang teknologi. Serta memiliki daya saing di tingkat internasional. Karena STT Warga Surakarta berkomitmen menyelenggarakan pendidikan berkualitas, demi menghasilkan lulusan yang profesional dan berintegritas.

STT Warga merupakan metamorfosa dari Akademi Teknologi Warga (ATW) Surakarta. Merupakan perguruan tinggi swasta, yang berlokasi di Jl Solo-Baki KM 2, Kwarasan, Solo Baru, Grogol, Sukoharjo. STT Warga dikelola Yayasan Pendidikan Warga yang berasas nasional.

Pelaksana tugas (Plt) Wakil Ketua Bidang Akademik STT Warga Surakarta Roedy Kristiyono menuturkan, kampusnya senantiasa eksis, berkembang, dan ikut andil dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Sesuai visi yayasan, yakni “Dian yang Tak Kunjung Padam, Menanamkan Benih Pendidikan di Bumi Nusantara, dan Mencerdaskan Anak Bangsa Sepanjang Masa”.

“STT Warga terus berkomitmen untuk mencetak generasi bangsa yang cerdas dan berkompeten. Tanpa sekat batas provinsi, agama, suku, ras, dan bahasa,” ucapnya, kemarin (23/6).

Sebagai sekolah tinggi yang berdiri sejak 1974, lulusan STT Warga difasilitasi dalam wadah Ikatan Alumni ATW (IAATW). Kini menyebar di berbagai instansi, industri, dan perusahaan di seluruh Indonesia. Kuatnya jaringan inilah yang menjadi salah satu kekuatan STT Warga. Anggota IAATW saling berbagi informasi terkait lowongan pekerjaan, pengalaman, maupun peluang bisnis bagi mahasiswa dan alumninya.

“STT Warga Surakarta memiliki tiga program studi (prodi) vokasi. Sudah terakreditasi B, yakni D3 Teknik Mesin, D3 Teknik Elektronika, dan D3 Kimia Tekstil. Serta satu prodi baru bidang akademik, yaitu S1 Teknik Mesin dengan akreditasi Baik. Semua prodi mengakomodasi pendidikan yang selaras dengan perkembangan revolusi industri 4.0,” imbuh Roedy.

Plt Wakil Ketua Bidang Humas dan Kerjasama STT Warga Surakarta Burhanudin menambahkan, proses pembelajaran menerapkan metode project oriented learning (POL). Di mana mahasiswa mengerjakan, menyelesaikan, mengeksplorasi, penilaian, interpretasi, sintesis, dan mengolah informasi, untuk menghasilkan berbagai bentuk hasil belajar. Metode ini dipilih, karena banyaknya fasilitas praktik yang diberikan saat perkuliahan.

“Saat ini STT Warga memiliki 20 laboratorium yang cukup lengkap. Terbagi dalam dua program studi dan satu jurusan. Sehingga dengan metode dan fasilitas yang diberikan, mahasiswa dapat bereksplorasi secara maksimal, terhadap kompetensi yang dipelajarinya,” bebernya.

Daya tarik lain dari STT Warga Surakarta, yakni keberadaan Pusat Pelayanan Karir (Career and Development Center). Mengupayakan mahasiswa sudah mendapatkan pekerjaan, bahkan sebelum lulus kuliah.

Pusat Pelayanan Karir memberikan wawasan dan bekal kepada mahasiswa, berupa pelatihan administratif, budaya kerja, etos kerja, serta communication dan leadership. Sehingga mahasiswa dibentuk untuk melangkah lebih siap dan percaya diri, dalam menghadapi masa depan.

“Kepada alumni, kami berikan pelayanan dan pendampingan tanpa batas tahun terhadap penyaluran kerja lulusan. CDC juga memberikan informasi, menjaring, dan menyiapkan lulusan untuk berkarir di luar negeri. Termasuk recruitment bersama dengan perusahaan terhadap para alumni,” jelas Burhanudin.

Sementara itu, STT Warga Surtakarta telah menjalin kerja sama dan program bersama, dengan banyak industri. Di antaranya kerja sama riset and development dengan PT.BUMA, blended curriculum dengan PT. SIS, recruitment dengan PT. PPA, serta masih banyak kerja sama yang lain.

“Pendaftaran mahasiswa baru STT Warga Surakarta sudah dibuka sejak Desember 2021. Pendaftaran dilaksanakan secara online maupun offline. Pendaftaran offline di ruang PMB BAAK, Gedung B STT Warga. Untuk info lebih lanjut, bisa membuka website pmb.sttw,” tandasnya. (ian/fer)

FASILITAS

  1. 20 Laboratorium
  2. Kerja sama program dengan institusi di dalam dan luar negeri
  3. 18 unit kegiatan mahasiswa (UKM) di bidang ilmu dan penalaran, minat dan bakat, serta kerohanian

Daftar Laboratorium

Lab alat berat, Lab CNC, Lab pengelasan, Lab mesin pekakas dasar, Lab mesin pekakas lanjut, Lab metalurgi, Lab konversi energi, Lab fluida, Lab otomotif, Lab kendali listrik dan otomasi, serta Lab CAD CAM CAE.

Jalur Beasiswa

  1. Jalur Internal (SMA/SMK Warga Surakarta)
  2. Eksternal (Dari luar SMA/SMK Warga Surakarta)
  3. Prestasi akademik
  4. Prestasi nonakademik
  5. Jalur perempuan
  6. Keluarga tidak mampu
  7. Keluarga alumni STTW/ATW
  8. Anak pegawai Yayasan Warga
  9. KIP-Kuliah

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/