23.7 C
Surakarta
Saturday, 28 January 2023

Asyiknya Belajar dengan Mikroskop Binokuler

RADARSOLO.ID – Biologi jadi pembelajaran yang cukup menarik untuk dipelajari oleh para pelajar. Salah satu hal menarik mempelajari dan melakukan praktik penggunaan mikroskop binokuler, yang bisa melihat benda berukuran sangat kecil yang kadang tak terlihat.

Ekstrakurikuler Sains Club SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta melakukan kunjungan praktikum dan pengamatan di Laboratorium FKIP Biologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (21/1)

Ke-36 peserta mendapatkan materi mengenai pengenalan mikroskop binokuler, pengamatan stomata daun, bentuk sel bawang merah, dan mikroorganisme mikroskopis yang ada pada berbagai jenis air di lingkungan sekitar.

Dalam kunjungan praktikum ini, peserta dibagi menjadi delapan kelompok, secara bergiliran setiap kelompok memasuki ruang laboratorium dengan tertib dan teratur.

Setiap peserta dibekali lembar kerja peserta didik (LKPD) yang di dalamnya termuat objek dan materi kunjungan praktikum.

Peserta mulai dikenalkan bagian dan fungsi mikroskop, kemudian mengamati preparat yang sudah disediakan menggunakan mikroskop secara bergantian.

Tak kalah asyiknya, di ruang laboratorium peserta juga dikenalkan secara langsung mikroskop binokuler. Jenis mikroskop ini memiliki dua lensa okuler sehingga hasil pengamatan yang diperoleh mempunyai tingkat akurasi 100 persen.

“Ini pengalaman baru bagiku, bisa secara langsung memegang mikroskop dan mengamati benda kecil yang tak terlihat mata,” ujar salah seorang peserta, Ainnaya Azzahra Hatmoko.

Arsyadana, selaku koordinator kunjungan ini menyampaikan, tujuan acara ini untuk meningkatkan rasa ketertarikan murid akan ilmu pengetahuan yang ada di lingkungan sekitar.

“Melalui kegiatan eksplorasi, murid diharapkan mampu mengembangkan kompetensi yang dimilikinya. Praktik secara langsung juga akan membuat pengalaman belajar menjadi lebih berkesan,” terangnya.

“Pengenalan sains sejak dini merupakan langkah awal yang baik untuk mengembangkan minat dan bakat anak dalam dunia sains dan harapannya program ini bisa menjadi agenda yang berkelanjutan,” sambung Sekretaris Jurusan Program Studi Pendidikan Biologi UMS Rina Astuti. (ian/nik/dam)

RADARSOLO.ID – Biologi jadi pembelajaran yang cukup menarik untuk dipelajari oleh para pelajar. Salah satu hal menarik mempelajari dan melakukan praktik penggunaan mikroskop binokuler, yang bisa melihat benda berukuran sangat kecil yang kadang tak terlihat.

Ekstrakurikuler Sains Club SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta melakukan kunjungan praktikum dan pengamatan di Laboratorium FKIP Biologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (21/1)

Ke-36 peserta mendapatkan materi mengenai pengenalan mikroskop binokuler, pengamatan stomata daun, bentuk sel bawang merah, dan mikroorganisme mikroskopis yang ada pada berbagai jenis air di lingkungan sekitar.

Dalam kunjungan praktikum ini, peserta dibagi menjadi delapan kelompok, secara bergiliran setiap kelompok memasuki ruang laboratorium dengan tertib dan teratur.

Setiap peserta dibekali lembar kerja peserta didik (LKPD) yang di dalamnya termuat objek dan materi kunjungan praktikum.

Peserta mulai dikenalkan bagian dan fungsi mikroskop, kemudian mengamati preparat yang sudah disediakan menggunakan mikroskop secara bergantian.

Tak kalah asyiknya, di ruang laboratorium peserta juga dikenalkan secara langsung mikroskop binokuler. Jenis mikroskop ini memiliki dua lensa okuler sehingga hasil pengamatan yang diperoleh mempunyai tingkat akurasi 100 persen.

“Ini pengalaman baru bagiku, bisa secara langsung memegang mikroskop dan mengamati benda kecil yang tak terlihat mata,” ujar salah seorang peserta, Ainnaya Azzahra Hatmoko.

Arsyadana, selaku koordinator kunjungan ini menyampaikan, tujuan acara ini untuk meningkatkan rasa ketertarikan murid akan ilmu pengetahuan yang ada di lingkungan sekitar.

“Melalui kegiatan eksplorasi, murid diharapkan mampu mengembangkan kompetensi yang dimilikinya. Praktik secara langsung juga akan membuat pengalaman belajar menjadi lebih berkesan,” terangnya.

“Pengenalan sains sejak dini merupakan langkah awal yang baik untuk mengembangkan minat dan bakat anak dalam dunia sains dan harapannya program ini bisa menjadi agenda yang berkelanjutan,” sambung Sekretaris Jurusan Program Studi Pendidikan Biologi UMS Rina Astuti. (ian/nik/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img