Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

430 Mahasiswa Diwisuda, Univet Bantara Sukoharjo Siap Menuju Kampus Unggul

Alfida Nurcholisah
Penulis: Alfida Nurcholisah❯
BANGGA: Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo mewisudakan 430 mahasiswanya. (ALFIDA NURCHOLISAH/RADAR SOLO)
BANGGA: Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo mewisudakan 430 mahasiswanya. (ALFIDA NURCHOLISAH/RADAR SOLO)

Advertisement

RADARSOLO.COM – Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo mewisuda 430 mahasiswanya, Kamis (7/5/2026). Dari jenjang D3, S1 hingga S2, dalam prosesi wisuda yang digelar meriah.

Euforia kebahagiaan atas kelulusannya, terpancar dari raut wajah setiap mahasiswa yang mengenakan toga. Acara dimeriahkan berbagai penampilan, seperti drumband, tari, karawitan, hingga perayaan berbagai himpunan mahasiswa turut menghidupkan suasana.

Menariknya, wisuda kali ini dihadiri langsung oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, yang juga tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Teknik Univet.

Advertisement

Rektor Univet Bantara Prof. Dr. Farida Nugrahani M.Hum mengatakan, kehadiran Bupati Wonogiri menjadi motivasi tersendiri bagi sivitas akademika. Menurutnya, hal itu menunjukkan semangat belajar tidak berhenti meski seseorang telah memiliki jabatan maupun gelar pendidikan tinggi.

“Wisuda hari ini sangat istimewa karena Bapak Bupati Wonogiri hadir memberikan motivasi sekaligus menjadi mahasiswa Fakultas Teknik Univet. Beliau percaya kepada Univet sehingga meskipun sudah lulus dari perguruan tinggi negeri di Semarang, beliau bersama putranya kembali belajar di Program Studi Teknik Industri,” ujarnya saat jumpa pers.

APRESIASI: Rektor Univet Bantara Prof. Dr. Farida Nugrahani memberikan penghargaan kepada Bupati Wonogiri Setyo Sukarno saat prosesi wisuda mahasiswa Univet Bantara, Kamis (7/5/2026). (ALFIDA NURCHOLISAH/RADAR SOLO)
APRESIASI: Rektor Univet Bantara Prof. Dr. Farida Nugrahani memberikan penghargaan kepada Bupati Wonogiri Setyo Sukarno saat prosesi wisuda mahasiswa Univet Bantara, Kamis (7/5/2026). (ALFIDA NURCHOLISAH/RADAR SOLO)

Advertisement

 

Selain Bupati Wonogiri, acara juga dihadiri perwakilan LLDikti Wilayah VI Jawa Tengah yang memberikan motivasi sekaligus arahan terkait pengelolaan perguruan tinggi.

Prof. Farida menyebut, Univet kini telah masuk kategori perguruan tinggi unggul dan tengah mempersiapkan re-akreditasi menuju predikat kampus unggul dari BAN-PT.

“Persyaratannya minimal 30 persen program studi harus unggul. Selain itu jumlah doktor dan lektor kepala kami juga sudah mencukupi. Semoga upaya pengajuan akreditasi unggul bisa segera terealisasi,” katanya.

Ia berpesan kepada para wisudawan agar tidak takut menghadapi perubahan. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi harus mampu menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat.

“Saya harap para lulusan terus mengembangkan keterampilan dan kemampuan untuk memecahkan masalah. Jangan hanya mencari kerja, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan baru. Jangan takut gagal,” tegasnya.

Dia menambahkan, pengalaman Univet selama 58 tahun mengelola pendidikan menjadi modal penting untuk terus dipercaya masyarakat. Alumni Univet saat ini telah tersebar di berbagai bidang, mulai dari guru, kepala sekolah hingga pemerintahan daerah.

Advertisement

Artikel Terkait

Univet Bantara Wisuda 400 Lulusan, IPK Rata-Rata Capai 3,63

Univet Bantara Wisuda 400 Lulusan, IPK Rata-Rata Capai 3,63

Rektor Univet Bantara Farida Nugrahani menegaskan, perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada kelulusan mahasiswa, tetapi juga pada kontribusi nyata bagi masyarakat.

ISI Surakarta Mewisuda 532 Lulusan, 203 Wisudawan Raih Predikat Cum Laude

ISI Surakarta Mewisuda 532 Lulusan, 203 Wisudawan Raih Predikat Cum Laude

Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta mewisuda 532 lulusan program sarjana, sarjana terapan, magister, dan doktor di Pendapa Ageng KGPH Joyokusumo, Kampus Kentingan, Kamis (15/10).

STABN Raden Wijaya Cetak Sejarah, Wisuda Pertama Magister Kepenyuluhan Buddha

STABN Raden Wijaya Cetak Sejarah, Wisuda Pertama Magister Kepenyuluhan Buddha

Sebanyak 165 wisudawan mengikuti prosesi tersebut. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan hingga Papua.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer