Seminar Hardiknas, Dorong Pembelajaran Inovatif dan Berkesadaran

Seminar Hardiknas yang digelar Disdik Kota Solo di Graha Wisata Niaga, Selasa (12/5). (Alfida Nurcholisah/Radar Solo)RADARSOLO.COM - Dinas Pendidikan Kota Surakarta menggelar seminar pendidikan dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Graha Wisata Niaga, Selasa (12/5).
Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi sekaligus evaluasi terhadap kualitas layanan pendidikan di Kota Solo.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo Dwi Aryatno mengatakan, dunia pendidikan saat ini menghadapi tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap mutu layanan sekolah.
Menurutnya, masyarakat kini tidak hanya menuntut capaian akademik, tetapi juga akuntabilitas, transparansi pelayanan, hingga jaminan bahwa lulusan sekolah memiliki karakter tangguh dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan zaman.
“Di tengah pusaran perubahan, institusi pendidikan khususnya sekolah dihadapkan pada tingginya tuntutan dan ekspektasi masyarakat terhadap kualitas layanan pendidikan,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa kunci utama peningkatan kualitas pendidikan berada di ruang kelas. Menurutnya, metode pembelajaran yang monoton dan hanya berpusat pada ceramah dapat membuat antusiasme siswa menurun.
“Ketika mereka masuk ke ruang kelas yang hanya menyajikan metode ceramah dan monoton, seketika antusias mereka padam.
Karena itu, sekolah memiliki peran sangat krusial untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengajar dengan metode yang inovatif,” katanya.
Dwi menambahkan, pendidikan perlu menghadirkan pembelajaran yang mampu memantik rasa ingin tahu siswa, membangun motivasi intrinsik, serta mengembalikan kegembiraan dalam belajar.
Sementara itu, Dekan FKIP Universitas Sebelas Maret (UNS) Imam Sujadi menegaskan, tujuan utama pendidikan nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa, bukan sekadar mencerdaskan otak.



