Mahasiswa UMS Bikin Lampu PJU Panel Surya, Tahan Menyala 14 Jam Dan Dilengkapi Sensor Kabut


RADARSOLO.COM - Berawal dari keresahan jalan gelap di kampung halamannya di Sragen, mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bikin lampu penerangan jalan umum (PJU) mikrokontroler berbasis panel surya.
Kelebihannya, panel surya otomatis mengikuti arah matahari.
Inovasi lampu PJU mikrokontroler ini dipamerkan pada ajang Mechanical Inovation Fair UMS 2026.
Lampu tersebut dikreasi empat mahasiswa, yakni Anggara Surya Wicaksana, Afrizal Rifky Asshidiq, Ajib Ainun Syafi’I, dan Habib Ardi Putranto.
Afrizal menjelaskan, ide pembuatan lampu PJU otomatis ini berawal dari kondisi di sekitar rumahnya di Sragen.
Lampu PJU di wilayahnya nyaris tidak ada. Penyebabnya, karena sumber listrik cukup jauh dari jalan desa.
“Idenya terinspirasi dari daerah rumah saya yang minim penerangan jalan. Sumber listriknya jauh. Jadi saya kepikiran memanfaatkan panel surya untuk penerangan jalan,” jelas Afrizal, Jumat (24/7).
Keunggulan alat ini terletak pada sistem otomatisnya. Panel surya dapat bergerak mengikuti arah datangnya sinar matahari agar penyerapan energi lebih optimal.
"Karena daya serapnya lebih optimal, alat ini bisa menyala tanpa listrik selama 12 sampai 14 jam," imbuhnya.
Selain itu, lampu ini juga dibekali sensor hujan, sensor suhu DHT22, solar tracking system atau pelacakan matahari, serta sensor light dependent resistor (LDR).



