
RADARSOLO.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Indonesia, mengundang keprihatinan banyak pihak.
Tak terkecuali siswa SDN Nayu Barat 1 Solo.
Keprihatinan tersebut dituangkan dalam goresan gambar poster, disertai iringan doa di halaman sekolah setempat, Rabu (21/10).
Aksi tersebut diikuti 80 siswa kelas IV dan V.
Sejak pagi pukul 08.00, mereka berjajar rapi di halaman sembari membawa buku gambar, pensil warna, dan krayon.
Tak lupa, mereka juga mengenakan masker sebagai bentuk empati kepada korban asap karhutla di Sumatra dan Kalimantan.
“Anak-anak menunjukkan rasa empati terhadap para korban terdampak asap karhutla. Kami mengajarkan ke anak-anak agar memahami dampak, pencegahan, hingga solusi dari karhutla," kata guru kelas V SDN Nayu Barat 1 Erwin Kurniati.
Pengenalan lingkungan lewat diskusi dan menggambar ini masuk dalam pembelajaran science, technology, engineering, and mathematic (STEM).
Baca Juga: Karhutla Gunung Lawu dan Sumbing Meluas, Pemprov Jateng dan BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing
Erwin menilai, siswa perlu dibekali pengetahuan tentang konten atau isu yang sedang dibicarakan, upaya aplikatif, hingga penanaman karakter.
“Nilai karakter ini yang sangat kami gaungkan untuk anak-anak sekarang ya. Supaya mereka tidak terjerumus ke dalam krisis moral,” imbuhnya.




