Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Sekolah Sehat Berkarakter

Damianus Bram • Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:15 WIB
SHARING: Kepala SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta Sri Sayekti beri paparan pada workshop nasional secara daring, kemarin (9/8). (SCREENSHOT)
SHARING: Kepala SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta Sri Sayekti beri paparan pada workshop nasional secara daring, kemarin (9/8). (SCREENSHOT)
SOLO – Fungsi kantin sekolah tidak bisa disepelekan. Turut menunjang institusi pendidikan. Menyediakan pangan yang aman dan sehat dalam mewujudkan generasi yang hebat, sehat, dan tangguh.

Itu disampaikan Kepala SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta dalam workshop nasional Higiene Sanitasi Kantin Sekolah/Madrasah dan Perguruan Tinggi yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan lewat aplikasi Zoom Cloud Meetings, Selasa (9/8).

“Kantin sehat ramah anak di institusi pendidikan harus memenuhi aspek higiene sanitasi makanan yang sesuai standar kesehatan. Terima kasih Direktur Penyehatan Lingkungan dr. Anas Ma’ruf yang telah memberi kesempatan untuk memaparkan implementasi higiene sanitasi kantin sekolah,” ujarnya.

Ditambahkan Sayekti, sejak 2015, kantin sekolah sehat sebagai salah satu program yang dikelola oleh tim khusus. Kantin sekolah sehat dirancang dengan program kerja, sasaran, target,  serta SOP yang baku.

Kantin sehat menjual makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA) Menggandeng dinas kesehatan, perguruan tinggi, rumah sakit, dan sebagainya.

“Dulu kantin sekolah tidak memiliki program kerja, sasaran, target, SOP (standard operational procedure) yang baku. Namun sekarang semuanya sudak komplet. Makan yang disajikan juga B2SA, serta teah melibatkan berbagai pemangku kepentingan,” imbuhnya.

Lebih lanjut diterangkan Sayekti, latar belakang berdirinya kantin sekolah adalah kekhawatiran terhadap kondisi derajat kesehatan anak didik yang semakin menurun. Akibat tidak dilaksanakannya perilaku hidup bersih dan sehat yang baik di sekolah maupun di rumah.

Anak lebih menyukai mengonsumsi masakan cepat saji maupun yang mengandung zat kimia berbahaya.

“Dengan adanya kantin sekolah sehat ini dapat menghindarkan kebiasaan anak mengonsumsi pangan dengan bahan tidak bervariasi, sehingga kecukupan gizi tidak tercapai,” tutur dia.

Tujuan lainnya, kantin sekolah meningkatkan proses pembelajaran sebagai indikasi sekolah sehat. Menciptakan kondisi sekolah yang baik untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah dalam upaya-upaya menjaga kesehatan melalui penyediaan pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman.

“Mengenalkan konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman, sehingga anak mengetahui dan menginformasikan kepada kepada keluarga tentang keragaman konsumsi pangan,” pungkasnya. (ian/wa/dam) Editor : Damianus Bram
#SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta #Kantin Sekolah Sehat #Sekolah Sehat Berkarakter