Kegiatan diawali jalan sehat pukul 06.30. Mengambil rute jalan di sekitar sekolah. Dilanjutkan bazar kewirausahaan, dengan mendirikan enam booth. Siswa diarahkan untuk menjual sembako, pakain bekas (thrifting), juga kuliner.
Tujuan digelarnya Ramadan Edu Fair, yakni menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Seluruh siswa diarahkan untuk mengisi Ramadan dengan berbagai kegiatan positif.
“Siswa kami bekali dengan kewirausahaan, sebagai implementasi Kurikulum Merdeka. Di mana di dalamnya terdapat pembelajaran sesuai Profil Pelajar Pancasila. Kami latih siswa untuk memasarkan produk yang dihasilkan,” kata Wakil Kepala (Waka) Kesiswaan SMPN 10 Surakarta Widada.
Selain siswa, ajang ini juga dimeriahkan kehadiran orang tua siswa dan mayarakat sekitar. Karena bertepatan dengan pengambilan rapor. Sehingga orang tua siswa dan masyarakat sekitar bisa membeli berbagai produk yang ada di bazar.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa diselenggarakan secara rutin. Juga dikemas dengan lebih meriah lagi. Semisal ada tambahan pengobatan gratis, aneka perlombaan, dan sebagainya,” imbuh Widada.
Ramadan Edu Fair juga dimeriahkan dengan pentas seni (pensi). Mewadahi potensi siswa di bidang seni. Ada perform ekstrakurikuler band siswa, hadrah, seni tari, menyanyi, dan sebagainya.
“Acara ini diselenggarakan oleh anggota Rohis dan OSIS SMPN 10 Surakarta. Anggaran untuk kegiatan ini bersal dari penggalangan dana seluruh siswa. Ada juga sponsor dari sejumlah instansi dan masyarakat,” sambung Pembina Rohis yang juga guru Bimbingan Konseling (BK) SMPN 10 Surakarta Muhammad Asep. (mg2/mg4) Editor : Damianus Bram