Dalam pertemuan ini dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Kepala Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan (BBPMP Jawa) Tengah Nugraheni Triastuti, kepala Dinas Pendidikan se eks Karesidenan Surakarta, kepala Bidang Pendidikan SMP se eks Karesidenan Surakarta. kabid Tenaga Pendidikan (Tendik) se eks Karesidenan Surakarta, serta pengurus MKKS SMP se Jawa Tengah.
Ketua MKKS SMP Jawa Tengah Endi Herujanto S.Pd, MM menyampaikan, dalam temu ilmiah ini mengusung tema ”Kepemimpinan Kepala Sekolah Adaptif di Era Vuca”.
”Jadi kepala sekolah harus tanggap terhadap perubahan. Teknik penyelenggaraan pendidikan harus menyesuaikan perubahan jaman,” ujarnya.
Dia menyampaikan, dengan perkembangan teknologi, ada perubahan yang sangat cepat. Kepala sekolah harus bisa menyesuaikan. Jika tidak mampu adaptif, akan kesulitan menyesuaikan perkembangan zaman. ”Perubahan sangat cepat dan tidak menentu, kepala sekolah bisa cepat adaptasi,” terangnya.
Endi menyampaikan, kepala sekolah mau tidak mau harus selalu siap. Untuk itu yang perlu dilakukan, kepala sekolah terus belajar dan selalu tahu perubahan. Seperti di era digital, kepala sekolah harus mampu mengikuti. ”Jika mau belajar, kepala sekolah mampu menghadapi perubahan,” ujarnya.
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan, pihaknya menempatkan SDM dengan profesional. Termasuk memilih kepala sekolah, pihaknya mengedepankan profesionalitas. Sragen menjadi salah satu dari tiga kabupaten se Indonesia yang mendapat penghargaan dari mendikbudristek dan diserahkan langsung. Yakni penghargaan sebagai juara kabupaten dengan transformasi SDM pendidikan.
”Kalau kita sudah diserahi untuk amanah memimpin, semua akan fokus di era digital. Bapak ibu guru semua mengembangkan kompetensi, Insyaallah dunia pendidikan kita pasti akan maju,” terangnya.
Yuni menekankan mengentaskan seluruh permasalahan bangsa yakni melalui pendidikan. Pihaknya menyampaikan perlu menanamkan pola pikir yang baru pada anak-anak bangsa. (din/adi/dam) Editor : Damianus Bram