Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Sekolah Swasta Sudah Buka Inden PPDB, Masih Sebatas Pendataan

Septian Refvinda Argiandini • Jumat, 8 September 2023 | 17:32 WIB
STRATEGI: Pembelajaran di SD swasta di Kota Solo, belum lama ini.
STRATEGI: Pembelajaran di SD swasta di Kota Solo, belum lama ini.

RADARSOLO.COM – Tahun ajaran 2023/2024 baru berjalan sekira dua bulan. Namun, sekolah swasta sudah membuka jalur inden siswa baru. Kendati demikian, upaya ini baru sebatas pendataan.

Sekolah yang sudah membuka jalur inden adalah SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta. Bahkan jalur inden ini diklaim banyak peminatnya.

Alhamdulillah sudah banyak. Kami memang mengupayakan pelayanan PPDB (pendaftaran peserta didik baru) sepanjang tahun, tidak mengenal bulan. Karena belajar harus sepanjang hayat,” ungkap Wakil Kepala (Waka) bidang humas SD setempat Jatmiko, kemarin (7/9).

Waka Kesiswaan SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta Muhammad Arifin menambahkan, sekolahnya juga sudah membuka jalur inden untuk tahun ajaran 2024/2025 mendatang. “Ya, kami juga sudah buka inden siswa baru,” hematnya.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surakarta Abdul Haris Alamsah menyebut, sekolah negeri maupun swasta perlu menaati peraturan dan jadwal yang sudah ditetapkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Di mana PPDB tahun ajaran 2024/2025 akan dibuka antara Juni-Juli 2024 mendatang.

“Kalau (sekolah) swasta mamu membuka (PPDB) Mei, masih oke. Masih selisih satu bulan,” katanya.

Haris menambahkan, tren inden yang diterapkan sekolah swasta hanya sebatas pendataan calon peserta didik (CPD). Sesuai hasil pengecekan yang dilakukan disdik. Sehingga disdik tidak memiliki wewenang melarang.

“(Sekolah swasta) memang mencari murid, tapi didata dulu. Siapa tahu masuk di sekolah tersebut. Disdik kan tidak bisa melarang untuk pendataan seperti itu. Tapi kalau pendaftaran tidak boleh,” kata dia.

Haris mengakui tidak ada aturan spesifik terkait pendaftaran siswa baru di sekolah swasta. Kendati demikian, dia mengimbau agar PPDB tetap dibuka pada Mei, Juni, atau Juli 2024 mendatang.

“Pada umumnya yang sudah  membuka inden, merupakan sekolah swasta favorit. Maka biasanya (calon siswa) pesan tempat. Tapi pendaftarannya sebisa mungkin dimulai Mei, Juni, atau Juli,” bebernya.

Sementara itu, jalur inden biasanya dilakukan di sekolah swasta yang masih satu yayasan. Selain itu, Haris juga mengakui peran swasta cukup vital dalam peningkatan kualitas pendidikan di Kota Bengawan. “Biasanya yang inden itu, misalnya dari SD Muhammadiyah ke SMP Muhammadiyah,” paparnya. (ian/fer)

 

Editor : Damianus Bram
#ppdb #siswa baru #sekolah swasta #sd muhammadiyah 1 ketelan