RADARSOLO.COM – Para guru SD Muhammadiyah 20 Sidorejo Solo dan SD Muhammadiyah 15 Solo mengikuti workshop kurikulum di aula Sekolah Plus SD Muhammadiyah 20 Sidorejo Solo, Senin (30/6).
Kegiatan ini diselenggarakan Majelis Pendidikan Cabang Kottabarat.
Workshop ini membahas tentang implementasi deep learning (pembelajaran mendalam) yang disampaikan Penasihat Ahli Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof Ali Saukah.
Selain itu, workshop ini juga membahas strategi penyusunan soal HOTS (High Order Thinking Skill) dengan narasumber Andi Arifianto.
"Kegiatan ini kegiatan tahunan karena sebelum menyusun KTSP, KOSP biasa ada workshop kurikulum. Kami selenggarakan bersama SD Muhammadiyah 15 yang disambut baik Majelis Pendidikan Cabang Kottabarat," jelas Kepala SD Muhammadiyah 20 Sidorejo Joko Susilo.
Sementara Ketua Majelis Pendidikan Cabang Kottabarat Nursalam mengatakan, melalui kegiatan ini para guru mendapatkan informasi pembelajaran mendalam yang tidak lagi simpang siur karena disampaikan langsung oleh pakarnya.
“Semoga ilmu ini menjadi bekal untuk nanti minimal satu tahun ke depan,” paparnya
Dalam kesempatan ini Prof Ali menyampaikan, pembelajaran mendalam sebagai kebijakan pendekatan pembelajaran yang diadopsi Kemendikdasmen yang memuat dimensi profil lulusan, prinsip pembelajaran, pengalaman belajar, dan kerangka pembelajaran.
“Salah satu indikator deep learning adalah bagaimana agar mata pelajaran itu tidak hanya mentransfer pengetahuan tapi menyiapkan mereka untuk betul-betul sukses dalam menghadapi kehidupan yang nyata,” ungkap Prof Ali yang juga guru besar di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) itu. (zia/nik)
Editor : Niko auglandy