RADARSOLO.COM-Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang digelar tim Dosen Universitas Duta Bangsa (UDB) Surakarta, Indonesia berkolaborasi dengan dosen Universiti Kuala Lumpur Business School (UnikL) Malaysia menyasar wirausaha pada komunitas Islam Muhammadiyah di Kuala Lumpur Malaysia.
Kegiataan PkM ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kinerja dan keunggulan kompetitif bagi komunitas wirausaha di PCIM Kuala Lumpur.
Selain itu, International Community Service (ICS) juga bertujuan meningkatkan kapasitas keberlanjutan bisnis UMKM kuliner melalui penguatan strategi diversifikasi usaha dan penerapan praktik Green Human Resource Management (Green HRM).
Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan, pendampingan, dan kolaborasi dengan mitra internasional.
Khususnya Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia yang memiliki jejaring wirausaha diaspora Indonesia di sektor kuliner dan jasa.
Berdasarkan data PCIM Malaysia (2023), terdapat lebih dari 120 wirausaha diaspora Indonesia yang bergerak di bidang kuliner, perdagangan, dan jasa pendukung.
Dengan sekitar 45% di antaranya berfokus pada usaha kuliner seperti warung makan, katering, dan produk pangan kreatif.
Keterlibatan komunitas wirausaha PCIM Malaysia ini menjadi nilai tambah dalam kegiatan PkM, karena memberikan perspektif internasional terkait tantangan dan peluang UMKM kuliner di luar negeri.
Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman pelaku UMKM terkait strategi diversifikasi usaha dan penerapan praktik ramah lingkungan dalam manajemen sumber daya manusia.
Selain itu, pengalaman wirausaha diaspora Indonesia di Malaysia memberikan inspirasi mengenai praktik adaptasi pasar, sertifikasi halal internasional, dan pemanfaatan jejaring global untuk keberlanjutan bisnis.
Kerja sama PkM internasional diharapkan dapat memperkaya wawasan peserta terkait standar global keberlanjutan bisnis, sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas negara. (*)
Editor : Tri wahyu Cahyono