RADARSOLO.COM – Prestasi gemilang kembali ditorehkan guru dan siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo.
Tampil di ajang OlympicAD VIII tingkat nasional di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, 12-14 Februari, tujuh medali berhasil dibawa pulang.
Kontingen ini meraih empat medali emas dan tiga perak dari berbagai cabang perlombaan di Makassar.
Hasil terbaik ini diraih berakat persiapan maksimal dari siswa, dengan pendampingan dari guru sebelum lomba.
Sebagai catatan, OlympicAD Nasional VIII 2026 merupakan ajang kompetisi bergengsi tingkat nasional, yang diikuti lebih dari 8 ribu pelajar Muhammadiyah se Indonesia.
Sebanyak 73 kategori lomba dipertandingkan di ajang tersebut. Setiap kategori menetapkan 15 pemenang.
Rincianya, lima peraih juara pertama mendapatkan medali emas, lima juara kedua meraih medali perak, dan lima juara ketiga memperoleh medali perunggu.
Kepala SMP Muhammadiyah PK Solo Muhdiyatmoko bersyukur dan bangganya atas capaian siswa dan guru tersebut. Di Makassar, diterjunkan 12 peserta dengan target 12 medali.
Capaian tujuh medali ini hasil kerja keras, latihan intensif, serta doa dan dukungan seluruh warga sekolah. Ia juga mengapresiasi para guru pembimbing dan siswa yang mempersiapkan diri secara maksimal.
“Harapannya, mental anak-anak semakin terasah. Sehingga bukan menang dan kalahnya, tapi mental juara itu yang selalu terbangun dalam diri anak-anak,” jelas Muhdiyatmoko.
Medali emas disumbangkan guru fisika Nurul Fitria dari kategori inovasi media pembelajaran. Kemudian cabang news reading oleh Fatiha Naimada Syarafana, dan Nismara Pragya Chedrina Agung dari olimpiade matematika.
Sedangkan emas cabang film indie diraih dari kolaborasi Lynn Ardianto, Rahmatullah Raka Raharjo, dan Prasisto Abid.
Selain emas, tiga medali perak disumbangkan Naura Prashanti dari cabang story telling.
Lalu Danestha Athaya Raendra dari cabang kaligrafi, serta Kinartyas Aqilla Wahyuningrum dan Rashya Wardhana dari kategori majalah sekolah.
“Alhamdulillah saya bahagia dan bangga. Terima kasih ustaz dan ustazah atas bimbingannya," ujar peraih emas Fatiha Naimada Syarafana. (fer)
Editor : fery ardi susanto