RADARSOLO.COM-Hari pemungutan suara Pilkada Boyolali 2024 menjadi momen penting bagi dua cabup Boyolali Marsono dan Agus Irawan.
Keduanya mendatangi TPS bersama keluarga untuk menggunakan hak pilih, sembari memantau jalannya proses demokrasi.
Masing-masing tim pemenangan juga menggelar hitung cepat (quick count) di lokasi berbeda.
Marsono, tiba di TPS 3 Kelurahan Kemiri sekitar pukul 07.15. Didampingi keluarganya, ia terlihat tenang menunggu giliran mencoblos.
“Saya yakin sejak awal bahwa kami harus menang. Kami telah berjuang keras di setiap proses tahapan pilkada ini,” ujar Marsono usai mencoblos.
Marsono juga menyampaikan harapannya agar seluruh proses pemilihan berjalan demokratis.
“Kami berharap hasil pilkada ini bisa diterima oleh masyarakat Boyolali, termasuk kedua pasangan calon,” tambahnya.
Sementara itu, Agus Irawan mencoblos di TPS 8 Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, sekitar pukul 09.15.
Ia hadir bersama istrinya dengan mengenakan kemeja putih, berjalan kaki dari rumah menuju TPS.
“Rasanya lega karena akhirnya bisa mencoblos setelah berbulan-bulan berjuang dalam kampanye,” ungkap Agus Irawan.
Tim pemenangan Marsono menggelar quick count di Kantor DPC PDIP Panti Marhaen, Siswodipuran, Boyolali. Proses ini berlangsung terbuka dan dapat dipantau masyarakat umum.
“Insya Allah, hasil rekapitulasi akan terlihat menjelang Magrib,” ujar Marsono.
Sementara itu, tim pemenangan Agus Irawan melangsungkan hitung cepat di kediaman Agus Irawan, Desa Sindon, Ngemplak.
Setelah pencoblosan, Agus dan keluarganya juga menggelar doa bersama untuk mendoakan hasil terbaik.
Kedua paslon menyampaikan komitmen untuk menjaga kedamaian dan menghormati hasil pilkada.
“Mari bersama-sama mendukung hasil pemilu ini demi Boyolali yang lebih baik,” ujar Agus Irawan.
Pilkada Boyolali 2024 diharapkan menjadi momentum demokrasi yang damai, dengan partisipasi masyarakat yang tinggi dan hasil yang mencerminkan aspirasi rakyat. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono