Senin, 23 Jul 2018
radarsolo
icon featured
Sragen

Masih Banyak Warga BAB di Kebun dan Sungai

Senin, 16 Apr 2018 17:30 | editor : Fery Ardy Susanto

Pemasangan spanduk larangan BAB sembarangan.

Pemasangan spanduk larangan BAB sembarangan. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

SRAGEN – Tim Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) tingkat Kecamatan Tangen, Sragen menemukan fakta mengejutkan di lapangan. Ternyata masih banyak warga yang buang air besar (BAB) sembarangan di kebun dan sungai. Hal ini terindikasi saat verifikasi ODF/BABS di Desa Katelan, Tangen.

Tim STBM dari unsur masyarakat Sri Wahono menyampaikan pihaknya dilibatkan terjun langsung ke warga pada tujuh desa di Kecamatan Tangen, terutama di Desa Katelan. Pihaknya menyampaikan pemerintah masih harus bekerja keras, lantaran masih ditemukan banyak warga BAB di kebun dan di sungai.

”Jadi pemerintah Desa Katelan harus bekerja keras untuk menyadarkan warga agar BAB di jamban atau WC,” tegasnya.

Wahono menemukan warga Dukuh Jetis, Rt 21 masih BAB di kebun. Secara ekonomi warga tersebut  tergolong miskin dan tidak mampu membuat jamban dengan biaya sendiri.

”Warga yang saya temui seorang kakek sudah tua, dan hidup sendiri. Selain itu ada beberapa warga bantaran Sungai Bengawan Solo yang juga masih BAB di sungai,” terangnya.

Beberapa sosialisasi berupa pemasangan MMT tentang larangan BAB di kebun juga di pasang di beberapa titik.

(rs/din/fer/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia