Kamis, 19 Jul 2018
radarsolo
icon featured
Solo

Ada Bus Mudik Gratis Khusus Difabel

Rabu, 20 Jun 2018 13:00 | editor : Fery Ardy Susanto

Difabel dibantu mengakses bus yang akan membawanya ke lokasi tujuan, Selasa (19/6).

Difabel dibantu mengakses bus yang akan membawanya ke lokasi tujuan, Selasa (19/6). (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

SOLO - Ingar-bingar suasana mudik juga dirasakan sejumlah difabel. Mereka menjadi peserta mudik gratis menggunakan bus khusus. Lokasi pemberangkatan yakni di halaman Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (BBRSBD) Prof. Dr. Soeharso Surakarta, Jebres, Selasa (19/6).

Bus khusus untuk difabel tersebut disediakan oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Inisiator mudik ramah anak dan disabilitas Irma Sovri Yanti menjelaskan, program mudik tersebut sudah menjadi agenda rutin sejak 2016. Tujuannya adalah memenuhi hak para difabel untuk berlebaran di kampung halaman masing-masing.

"Kemensos memfasilitasi peserta mudik gratis difabel dari Solo ke Jakarta,” jelas.

Difabel peserta mudik gratis tak perlu khawatir meskipun menempuh perjalanan jauh ke ibu kota. Sebab tersedia fasilitas toilet portabel dan tempat tidur di dalam bus.

"Untuk sementara ini dulu (mudik untuk 16 orang difabel, Red). Nanti bisa juga pakai bus umum yang ramah difabel. Misi kita agar difabel bisa berbaur dan dianggap sama dengan masyarakat umum," beber Irma.

Salah seorang difabel peserta mudik gratis Watini mengatakan telah mengikuti program tersebut tiga tahun berturut-turut. Penyandang polio asal Purbalingga tersebut merasa terbantu dapat pulang kampung. Sebab, selain fasilitas bus yang ramah difabel, ada juga petugas pendamping yang profesional.

"Dulu pernah naik bus sendiri, kebetulan mogok. Pas ganti bus, semua sudah naik, saya lalu ditinggal. Saya cegat bus lain juga nggak mau berhenti. Akhirnya dapat bus, tapi lama. Teman saya juga pernah naik travel, lalu jadi korban pelecehan seksual. Jadi ini memang sangat membantu," ungkap perempuan yang tinggal berdomisili di Pondok Bambu, Jakarta Timur. 

Ketua Masa Angkutan Lebaran Surakarta, Ari Wibowo mewakili Kepala Dinas Perhubungan Surakarta, Hari Prihatno menerangkan, mudik gratis untuk difabel semakin diminati.

"Nanti akan berhenti di Kebumen, Tegal, Slawi, dan Kuningan untuk menjemput sembilan difabel lainnya yang pakai kursi roda dan nonkursi roda," ucapnya.

(rs/ves/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia