Sabtu, 21 Jul 2018
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Konsumsi BBM Naik 24 Persen

Jumat, 22 Jun 2018 12:30 | editor : Fery Ardy Susanto

Pengisian BBM di mobile storage Pertamina di Tol Soker.

Pengisian BBM di mobile storage Pertamina di Tol Soker. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

SOLO - Realisasi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) pada saat arus mudik Lebaran meningkat 24 persen. Di hari biasa, rata-rata konsumsi gasoline hanya 11.934 kiloliter (KL). Namun di momentum Lebaran ini meningkat jadi 14.767 KL. Namun untuk gasoil, konsumsi turun karena adanya pembatasan kendaraan berat pada masa arus mudik Lebaran.

Unit Manager Communication and CSR MOR IV PT Pertamina, Andar Titi Lestari mengatakan, realisasi konsumsi mudik lebaran naik 24 persen dibandingkan hari biasa. Hal ini terhitung sejak H-15 lebaran. Dari uang rata-rata tiap harinya 11.934 KL menjadi 14.767 KL.

”Memang sudah diperhitungkan. Karena itu kami menyiapkan stok BBM untuk momentum mudik dan arus balik ini,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Solo, Kamis (21/6).

Sedangkan untuk gasoil justru mengalami penurunan karena adanya pembatasan angkutan berat pada masa mudik Lebaran. Penurunan konsumsi gasoil hingga 12 persen. Dari yang biasanya 5.740 KL saat ini menjadi 5.056 KL.

Sedangkan untuk peningkatan paling banyak pada BBM jenis Pertamax. Naik hingga 291 persen dengan jumlah konsumsi 1.083.956 liter. Padahal tahun lalu konsumsi Pertamax hanya 277.022 liter. 

Jumlah kendaraan yang menggunakan Pertamax di masa mudik Lebaran kali ini juga meningkat dibanding tahun sebelumnya. Tahun lalu jumlah kendaraannya hanya 29.855 kendaraan. Saat ini mencapai 104.522 kendaraan.

”Untuk jumlah kendaraan yang mengkonsumsi Pertamax sendiri naik 250 persen dibandingkan tahun lalu,” sambung Andar.

Sementara itu, pemudik dapat mengunduh aplikasi Pertamina GO untuk memudahkan pencarian stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) terdekat. ”Layanan ini semata kami berikan agar pemudik bisa terlayani secara maksimal,” urai Andar.

Apalagi Pertamina MOR IV juga melakukan penguatan stok dengan menempatkan mobile storage atau SPBU kantong. Serta beberapa motorist yang kami siapkan di beberapa SPBU yang telah kami tunjuk. Pada masa mudik lebaran kali ini jumlah yang disediakan naik 30 persen.

”Tahun lalu kami sediakan sebanyak 11.394 kilo liter (KL) dan saat ini naik menjadi 15.514 KL,” ucapnya.

Maka dari itu sejak awal Pertamina sudah menyiapkan operasional selama 24 jam untuk terminal BBM yang ada di Boyolali, Tegal, Yogyakarta, Cilacap dan Semarang.

”Begitu pula dengan mobil tangki, kami tambah sebanyak 35 persen, sehingga pada momentum mudik lebaran kali ini awal mobil tangki yang tersedia yakni 486 unit. Untuk personilnya pun juga kami tambah, dari 1.100 personil menjadi 1.500 personil,” jelasnya.

(rs/vit/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia