Sabtu, 21 Jul 2018
radarsolo
icon featured
Olahraga

Angkat Berat NPC Indonesia Bidik Emas di Jepang

Minggu, 24 Jun 2018 19:40 | editor : Fery Ardy Susanto

NI Nengah Widiasih, atlet angkat berat NPC Indonesia.

NI Nengah Widiasih, atlet angkat berat NPC Indonesia. (RADAR SOLO PHOTO)

SOLO - Jelang Asian Para Games 2018 di Jakarta, Oktober mendatang, atlet National Paralympic Committee (NPC) Indonesia terus mengasah kemampuan atletnya. termasuk cabang olahraga (Cabor) angkat berat yang jadi tumpuan utama meraup medali.

Untuk mengasah atletnya, NPC mengirimkan wakil di sebuah kejuaraan bergengsi di Jepang.

”Sebagai tuan rumah Asian Para Games 2018, kami tidak mau gagal. Kami akan mengirimkan atlet angkat berat ke Jepang, Agustus mendatang,” beber Kepala Kontingen Angkat Berat NPC Indonesia, Coni Ruswanto kepada Jawa Pos Radar Solo.

Belum lama ini Ni Nengah Widiarsih dkk baru saja tampil memukau dalam sebuah kejuaraan di Prancis, 25-30 Mei lalu. Tim angkat berat NPC Indonesia berhasil membawa pulang dua emas dan satu perak.

Dua emas tersebut diperoleh dari atlet putrinya, yaitu Ni Nengah Widiarsih di kelas 45 kg dan Siti Mahmudah kelas 79 kg. Untuk medali perak dihasilkan oleh Atmaji Triatmbodo di kelas 97 kg.

Di kejuaraan dunia kemarin hanya mengirimkan empat atletnya, yaitu Ni Nengah Widiarsih kelas 45 Kg putri, Siti Mahmudah kelas 79 Kg putri, Anto Bois di kelas 88 kg putra dan Atmaji Triatmbodo kelas 97 Kg putra.

Kejuaraan dunia di Jepang, Indonesia wajib mengirimkan atletnya. Karena itu sebagai klasifikasi utama untuk masuk ke Paralympic. Rencana mengirimkan sembilan atlet ke Jepang, terdiri dari dua putra dan tujuh putri.

”Soal mental dan teknik sudah ada progres, sehingga mereka bertanding ke luar negeri tidak ada masalah,” imbuh Coni.

(rs/NIK/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia