Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Aksiberbagi.com Gelar Yatim Zooliday, Ajak Anak Yatim Berwisata Dan Bukber

Alfida Nurcholisah
Penulis: Alfida Nurcholisah❯

 


Advertisement

Peserta Yatim Zooliday yang diinisiasi Aksiberbagi.com saat berwisata di Solo Safari, Minggu (8/3).
Peserta Yatim Zooliday yang diinisiasi Aksiberbagi.com saat berwisata di Solo Safari, Minggu (8/3).

RADARSOLO.COM - Suasana ceria dan penuh kebahagiaan terlihat dari Yatim Zooliday di Solo Safari, Minggu (8/3). Anak-anak yatim diajak berkeliling Solo Safari, hingga berbuka puasa bersama (bukber).

Yatim Zooliday digagas lembaga filantropi digital Aksiberbagi.com, melalui program pemberdayaan “Bahagiakan Yatim”.

Advertisement

“Yatim Zooliday tidak sekadar wisata satwa dan bukber. Kami percaya, kegiatan ini bisa menjadi kepingan memori yang tak terlupakan bagi anak-anak seusia mereka,” kata Project Leader Event Yatim Zooliday Aghnia Haudli Firdaus.

Aghnia menambahkan, selama kegiatan para peserta didampingi relawan berkeliling menikmati berbagai wahana.

Mereka juga mendapatkan kesempatan mengenal lebih dekat berbagai satwa. Mereka belajar habitat dan karakteristik hewan di taman satwa tersebut.

Advertisement

Keceriaan semakin terasa saat waktu berbuka puasa tiba. Anak-anak bersama relawan menikmati hidangan khas Nusantara dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Acara kemudian ditutup sesi interaksi dengan satwa jinak dan aneka hiburan.

Melalui momentum Ramadan, Aksiberbagi.com berharap program Bahagiakan Yatim dapat menjadi jembatan bagi para dermawan, untuk menebarkan kebaikan kepada mereka yang membutuhkan.

Aksiberbagi.com juga mengajak masyarakat untuk memaksimalkan amal kebaikan, khususnya di 10 hari terakhir Ramadan, dengan berpartisipasi dalam berbagai program sosial yang dihadirkan melalui platform donasi.

Dengan dukungan para dermawan, diharapkan manfaat program ini dapat menjangkau lebih banyak anak yatim di berbagai daerah di Indonesia. (alf/fer)

Advertisement
Editor : Ferry Ardi Susanto
Sumber : Radar Solo

Artikel Terkait

Soal Aduan Larangan Jilbab oleh Peserta MagangHub , Solo Safari: Itu Miskomunikasi

Soal Aduan Larangan Jilbab oleh Peserta MagangHub , Solo Safari: Itu Miskomunikasi

Manajemen Solo Safari membantah adanya aturan larangan jilbab bagi karyawan maupun peserta MagangHub. Persoalan disebut kemungkinan akibat miskomunikasi.

Muncul Aduan Larangan Berjilbab saat Wawancara MagangHub di Solo Safari, Fraksi PKS Langsung Kroscek

Muncul Aduan Larangan Berjilbab saat Wawancara MagangHub di Solo Safari, Fraksi PKS Langsung Kroscek

Fraksi PKS akan menyampaikan persoalan tersebut kepada Dinas Tenaga Kerja. Langkah itu dilakukan untuk memastikan tidak ada praktik serupa di perusahaan lain di Kota Solo.

Orang Utan Solo Safari Lepas, Dewan Soroti SOP dan Sistem Pengamanan

Orang Utan Solo Safari Lepas, Dewan Soroti SOP dan Sistem Pengamanan

Dewan berharap evaluasi tidak berhenti pada pencarian penyebab orang utan bisa keluar dari area pengelolaan. Hasil evaluasi juga perlu diikuti perbaikan konkret terhadap SOP, sistem pengawasan, serta pengamanan kandang

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer